Jumat, 14 Desember 2018

Melimpah Aneka Rendang di Festival Nusantara Marandang, Jakarta

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rendang daging. cpcdn.com

    Rendang daging. cpcdn.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat akan menggelar Festival Nusantara Marandang di lapangan Parkir Senayan, Jakarta, pada 2 Desember 2018. Tujuan festival ini adalah untuk mempromosikan kuliner randang atau rendang itu secara nasional dan internasional.

    Festival yang baru pertama digelar ini akan mengundang perwakilan seluruh provinsi di Indonesia. Mereka akan untuk ikut memasak rendang dengan benar dan sesuai cita rasa asli masakan Minangkabau. "(Peserta) akan memperhatikan takaran bumbu, kelapa, jenis daging, cara memasak dan lama waktu memasak," kata Gubernur Sumbar Irwan Prayitno di Padang, Jumat, 30/11.

    Lalu ada sesi lomba, masing-masing kelompok dari 34 provinsi itu terdiri dari 2 orang mewakili remaja dan dewasa. Agar lebih meriah acara itu juga akan diisi kegiatan Pemecahan Rekor MURI berupa hasil terbanyak kreasi memasak Randang. "Untuk lebih menggaungkan event Nusantara Marandang 2018 ini, juga akan diadakan berbagai atraksi seni budaya, dan aneka lomba lomba," kata Kepala Badan Penghubung Provinsi Sumbar Andre Setiawan

    Pengunjung juga bisa mencicipi aneka maskaan di bazaar kuliner. Di bazar ini selain menyajikan aneka masakan randang, juga menampilkan komunitas Minangkabau di Jakarta serta para pelaku usaha mikro kecil dan menengah masakan Randang.  

    Menurut Irwan, jika randang kian dikenal masyarakat Nusantara, diharapkan mereka akan berkunjung ranah Minang. "Randang adalah ikon kuliner yang diakui sebagai salah satu makanan terenak versi CNN dalam empat tahun terakhir. Kita manfaatkan ini untuk menarik wisatawan ke Sumbar."

    Andre Setiawan menyebutkan kuliner randang erat kaitannya dengan adat dan budaya Minangkabau. Randang adalah makanan "adat" yang dibedakan berdasarkan fungsinya. Ada randang untuk acara batagak pangulu (datuk), ada randang untuk acara sunatan, randang untuk manjalang bako, dan randang untuk pesta.

    Itulah sebabnya randang memiliki banyak varian. Dari data sementara, jenis randang di Sumbar ada sekitar 400 jenis. Bisa jadi kalau didata lagi secara serius, jumlah dan jenis randang bisa lebih dari itu.

    Masing-masing nagari, jorong, kaum, suku dan kabupaten serta kota mempunyai ciri khasnya masing-masing. Ada Randang Solok, ada Randang Padang, ada Randang Batusangkar, Randang Pariaman, Randang Pesisir Selatan, Randang Bukittinggi dan lain-lain.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sayap OPM Kelompok Egianus Kogoya Meneror Pekerjaan Trans Papua

    Salah satu sayap OPM yang dipimpin oleh Egianus Kogoya menyerang proyek Trans Papua yang menjadi program unggulan Jokowi.