Situs Lembu Ayu Banyumas Dikembangkan jadi Wisata Religi

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Pemandangan dari Bukit Trianggulasih, desa Windujaya, Banyumas. banyumasku.com

    Pemandangan dari Bukit Trianggulasih, desa Windujaya, Banyumas. banyumasku.com

    TEMPO.CO, Banyumas - Situs Lembu Ayu di Desa Susukan, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, diharapkan dapat dikembangkan destinasi wisata religi. Kepala Dusun III Desa Susukan, Kasan mengatakan selama ini banyak wisatawan datang ke Situs Lembu Ayu untuk berziarah. Sebab, di samping situs terdapat sebuah petilasan yang diyakini warga sebagai makam Kiai Pandung Aguna.

    “Sebagian besar wisatawan yang datang merupakan warga keturunan Tionghoa," kata Kasan, di Banyumas, Jawa Tengah, Senin, 19/11.

    Dengan latar belakang itu dia ingin mengembangkan Situs Lembu Ayu sebagai destinasi wisata religi. Selain itu, ada daya tarik wisata lain, yakni Taman Lazuardi dan kolam renang untuk anak-anak.

    Dia mengakui butuh proses lama untuk menjadikan Situs Lembu Ayu menjadi destinasi wisata religi. Sebabnya, Pemerintah Desa Susukan masih kesulitan untuk menyusun sejarah tempat tersebut.

    Terkait dengan sosok Ki Pandung Aguna, dia mengatakan berdasarkan cerita turun-temurun, sosok itu sebenarnya adalah seorang pencuri. Namun dia mencuri harta orang-orang kaya yang tidak mau menolong fakir miskin. Harta itu selanjutnya dibagikan kepada fakir miskin.

    Kasan mengatakan Situs Lembu Ayu erat kaitannya dengan Situs Jambu. Lalu  berjarak sekitar 200 meter dari Situs Lembu Ayu terdapat sebuah makam yang diyakini sebagai petilasan Kiai Purbawasesa.

    Dari dua situs tersebut, kata dia, hanya Situs Lembu Ayu yang ditetapkan sebagai benda cagar budaya oleh Pemerintah Kabupaten Banyumas. Benda bersejarah yang masih tersisa hingga saat ini di situs adalah sebuah lingga dan dua buah yoni, salah satunya berukuran kecil. Lalu ada fragmen batu candi.

    Oleh karena sudah dijadikan sebagai benda cagar budaya, kata dia, Pemerintah Desa Susukan beserta warga terus berupaya menjaga kawasan itu.

    Informasi yang dihimpun dari sejumlah sumber, Situs Lembu Ayu yang sudah terdaftar sebagai benda cagar budaya oleh Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Banyumas dengan Nomor 11-02/Bas/53/TB/04 itu sebenarnya merupakan peninggalan zaman kejayaan Hindu.

    hal itu terlihat dari keberadaan lingga dan yoni serta fragmen batu candi. sedangkan patung lembu putih, yakni Nandiswara, telah dicuri orang dan hingga kini belum ditemukan. Patung itu menggambarkan kendaraan Dewa Siwa

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    Ahok dalam Empat Nama Kandidat Kepala Otorita Ibu Kota Negara Baru

    Nama Ahok sempat disebut dalam empat nama kandidat kepala otorita Ibu Kota baru. Siapa tiga nama lain yang jadi calon pengelola IKN Nusantara?