3 Kuliner yang Wajib Dicicipi Saat Keliling Pandeglang

Reporter:
Editor:

Rita Nariswari

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sate lilit berukuran besar yang bisa ditemukan di RM Emak Yayah di Jalan Raya Serang, Pandeglang. Dok. Tempo/Ifa Nahdi

    Sate lilit berukuran besar yang bisa ditemukan di RM Emak Yayah di Jalan Raya Serang, Pandeglang. Dok. Tempo/Ifa Nahdi

    TEMPO.CO, Jakarta - Pandeglang, berada tepat di sebelah Kota Serang yang menjadi ibukota Provinsi Banten. Mengunjungi kota ini ada beragam objek wisata terutama yang daerah pesisir, namun tentunya jangan lewatkan untuk wisata kuliner. Setidaknya, ada tiga pilihan menu yang wajib dicoba. 

    1. Angeun Lada
    Dalam Bahasa Indonesia, sajian yang satu ini berarti sayur pedas. Namun ternyata, setelah dicicipi, rasanya tidak pedas, meskipun kuahnya berwarna merah. Dalam kuah yang berwarna merah itu, ada potongan jeroan daging sapi. Sajian ini banyak ditemui di rumah makan khas Pandeglang. Konon, olahan yang satu ini memiliki khasiat meningkatkan vitalitas kaum pria. Salah satu lokasi untuk mencicipinya di Rumah Makan Emak Yayah di Jalan Raya Serang, Pandeglang. Lokasinya tak jauh dari SPBU Cadasari dan buka antara pukul 06.00-21.00. 

    Angeun Lada, makanan khas Banten. TEMPO/Ifa Nahdi

    2. Sate Lilit
    Jika kebanyakan sate lilit terbuat dari ikan, maka sate lilit yang bisa ditemukan di Pandeglang ini terbuat dari daging kerbau. Lantas, ukurannya pun tergolong jumbo. Tak mengherankan, per porsi hanya satu tusuk. Dagingnya yang ditusuk sebesar jempol orang dewasa, sedangkan panjangnya sekitar 30 sentimeter. Ketika dikunyah dagingnya terasa empuk dan gurih. Maklum, daging direndah rempah-rempah selama empat jam sebelum diolah. Bumbunya begitu meresap. Sate lilit ini juga bisa ditemukan di RM Emak Yayah di Jalan Raya Serang Banten. Satai ini biasanya merupakan menu spesial saat Hari Raya Idul Fitri. 

    Baca Juga: 

    Agenda Libur Akhir Tahun, Banten Jagokan 5 Destinasi Wisata

    6 Objek Wisata yang Bisa Disinggahi Saat Napak Tilas Banten Lama

    3. Sup Ikan
    Sebagai daerah pesisir, jangan lewatkan tentunya melahap olahan hasil laut. Salah satunya adalah sup ikan atau warga setempat menyebutnya sop ikan. Salah satu tema untuk menikmati menu satu ini adalah Rumah Makan Taman Taktakan yang memiliki cabang di berbagai kota di Banten. Dua di antaranya ada di Pandeglang. Tepatnya di Jalan KH. Abdul Hadi nomor 17 dan Jalan Moh. Yusuf Martadilaga. Sup ikan nan segar karena baru dimasak saat ada yang pesan, dan tentunya juga ikannya segar. Selain potongan yang membikin segar adalah potongan cabai rawit, tomat hijau, daun kemangi, dan bawang bombay. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.