4 Jurus Ridwan Kamil agar kota Cirebon Makin Kinclong

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kantor Walikota Cirebon Jalan Siliwangi, Cirebon, Jawa Barat. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    Kantor Walikota Cirebon Jalan Siliwangi, Cirebon, Jawa Barat. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    TEMPO.CO, Bandung - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil punya sejumlah gagasan untuk mempercantik Kota Cirebon agar makin kinclong. Pembenahan itu ia rencanakan meliputi sejumlah kawasan, mulai dari alun-alun Kejaksan hingga ruas jalan Siliwangi

    "Sekarang kekurangan kota Cirebon adalah kita tidka tahu mau nongkrong dimana, kan? Dengan ada (jalan tol) Cipali, bandara, jumlah hotel meningkat menandakan banyak akses kesini. Tapi kalau tidak dibenahi kan orang bosen,” kata Ridwan Kamil dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 14 November 2018.

    Ridwan Kamil hari Rabu ini berkunjung ke Kota Udang tersebut. Dia menyempatkan mengunjungi Alun-Alun Kejaksan, Gedung Negara yang kini dipergunakan sebagai kantor Bakorwil III Jawa Barat, serta sejumlah lokasi lainnya.Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meninjau sejumlah lokasi ikonik di Kota Cirebon, Rabu, 14 November 2018.

    Di sela kunjungan kerjanya tersebut, Ridwan Kamil sekaligus menyiapkan rancangan disain ruang publik yang bisa dijadikan identitas kota tersebut. Ruang publik bagi Ridwan Kamil harus memenuhi aspek kenyamanan, keselamatan, keamanan, aksesibilitas, serta daya tarik agar menjadi tempat ideal berkumpul warga.

    “Kalau di Cirebon tahun depan kita bersepakat Alun-Alun Kejaksan akan kita olah. Akan ada basement untuk kebutuhan parkir, karena kunjungan wisata religiusnya meningkat,” kata dia.

    Ridwan Kamil mengatakan ruang publik harus multi fungsi. Bisa dipergunaan untuk beragam kegiatan mulai dari upacara, istigotsah, konser, hingga nongkrong. Di dalamnya terdapat areal ritel untuk warga belanja. “Tentu dengan mempertahankan faktor sejarahnya."

    Selanjutnya, Tugu Proklamasi di Kota Cirebon juga akan dibenahi. Begitu juga sejumlah titik keramaian kota itu akan ditata.

    Gedung Negara yang tahun depan tidak lagi beroperasi sebagai kantor Bakorwil III Jawa Barat, akan dimanfaatkan sebagai pusat budaya. Gedung tersebut bisa dipegunakan untuk tempat menggelar pameran, bazar, restoran, dan museum. “Jadi kalau wisatawan datang mau lihat tari-tarian mau lihat angklung musik daerah bisa ke sini,” kata Ridwan Kamil.

    Khusus untuk Jalan Siliwangi akan ditata agar pantas menjadi jalan utama. Ridwan Kamil membayangkan jalan utama itu akan mirip Jalan Asia Afrika di Kota Bandung. “Kalau ada parade bisa dilangsungkan di situ,” kata Ridwan Kamil.

    Ridwan Kamil menyatakan sudah menyiapkan Rp 15-20 miliar untuk mendandani wajah Kota Cirebon. Program mendandani kota itu merupakan bagian dari visinya menjadikan Jawa Barat menjadi proivnsi pariwisata.

    AHMAD FIKRI (Bandung)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemprov DKI Putuskan Kalender Pendidikan Mulai 13 Juli 2020

    Pemprov DKI Jakarta menetapkan kalender pendidikan 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020 dan selesai di Juni 2021. Pada Juli 2021, masuk kalender berikutnya.