Sabtu, 17 November 2018

Agenda Akhir Pekan Bandung, Aksi Shaggydog Hingga Ronggeng Kulawu

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Grup musik asal Yogyakarta Shaggydog beraksi pada gelaran festival musik Rock In Celebes 2015 di Celebes Convention Centre, Makassar, Sulawesi Selatan, 15 November 2015. ANTARA FOTO

    Grup musik asal Yogyakarta Shaggydog beraksi pada gelaran festival musik Rock In Celebes 2015 di Celebes Convention Centre, Makassar, Sulawesi Selatan, 15 November 2015. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Bandung - Musik, fashion, dan teater. Ketiga tema itu menjadi agenda akhir pekan menarik di Bandung. Jika anda berencana rileks ke sana dan belum punya rencana khusus, simak beberapa mata acara berikut.

    1. Festival musik dan fashion Kickfest, PPI Pusenif

    Acara tahunan festival musik dan fashion Kickfest ke XII kini dihelat di Bandung. Dibuka Jumat siang hingga Ahad mendatang, 2 - 4 November 2018, acara yang disokong simPATI itu melibatkan seratus lebih merk pakaian.

    Berlangsung di lapangan PPI Pusenif Jalan W.R. Supratman Bandung, setiap hari gerbang dibuka mulai pukul 11.00 hingga 22.00 WIB. Pengunjung dikenakan tiket masuk Rp25 ribu per orang.

    Sponsor menawarkan aneka games dan lomba video dengan hadiah utama sebesar Rp5 juta. Selain itu, parade band menampilkan antara lain, Shaggydog, Seringai, dan Taring.

    2. Konser Amal Doel Soembang, Gedung Sate

    Tidak jauh dari sana, musisi Doel Soembang dan kawan-kawan akan menghelat konser amal. Acara di pelataran Gedung Sate Bandung itu berlangsung Sabtu 3 November 2018 dari pukul 12.00 - 22.00 WIB.

    Beberapa penyanyi lain yang dijadwalkan tampil seperti Nini Karlina, Rita Tila, ST 12, The Panas Dalam, dan Java Jive. Hasil donasi dipersembahkan bagi pemulihan Palu dan Lombok yang terdampak gempa kuat.

    3. Teater Ronggeng Kulawu, Selasar Sunaryo

    Ahad malam, 4 November 2018, Selasar Sunaryo Art Space dan Teater Ronggeng Kulawu menghelat pementasan khusus. Ronggeng Kulawu bercerita tentang kisah cinta seorang ronggeng bernama Maesaroh kepada Kapten Kazuo Ito di masa penjajahan Jepang.

    Keduanya terlibat kisah cinta yang dilatari suasana politik dan kekuasaan antara negeri yang dijajah dengan penjajah. Pementasan Ronggeng Kulawu disutradari oleh Wawan Sofwan. Pemainnya adalah artis Maudy Koesnaedi sebagai Maesaroh, dan Andi Kanemoto sebagai Kazuo Ito, dengan naskah karya ED Jenura.

    ANWAR SISWADI (Bandung)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Agar Merpati Kembali Mengangkasa

    Sebelum PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) berpotensi kembali beroperasi, berikut sejumlah syarat agar Merpati Airlines dapat kembali ke angkasa.