Sabtu, 17 November 2018

Teras Sunda, Destinasi Baru di Bandung yang Kental dengan Seni

Reporter:
Editor:

Rita Nariswari

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kompleks Pusat Kebudayaan dan Kesenian Teras Sunda di Cibiru Kota Bandung. Antara Jabar/Asep Firmansyah

    Kompleks Pusat Kebudayaan dan Kesenian Teras Sunda di Cibiru Kota Bandung. Antara Jabar/Asep Firmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Kota Bandung meresmikan kawasan pusat kebudayaan dan kesenian Teras Sunda di Cibiru, yang dirancang sebagai salah satu destinasi wisata baru di Kota Kembang.

    "Teras Sunda harus menjadi destinasi wisata. Wisatawan harus datang ke sini. Ibaratnya, kalau ke Mekah belum lengkap kalau tidak ke Madinah. Ke Kota Bandung juga belum lengkap kalau belum datang ke Teras Sunda," ujar Wali Kota Bandung Oded M. Danial, Rabu, 31 November 2018.

    Oded mengatakan pemerintah sengaja membangun Teras Sunda Cibiru sebagai wadah berkumpul serta kreasi dari para pegiat seni di Kota Bandung. Ia pun meminta agar Teras Sunda dapat dimanfaatkan seoptimal mungkin, seperti untuk menggelar kegiatan budaya tiap akhir pekan. "Kalau itu bisa dilakukan, maka bakal banyak wisatawan yang datang ke Teras Sunda ini," ucapnya.

    Namun Oded mengingatkan, untuk menghadirkan wisatawan, tak hanya cukup dengan atraksi. Teras Sunda juga harus menghadirkan kenyamanan dan keamanan bagi para wisatawan. Teras Sunda harus tetap bersih dan asri. "Toilet juga tolong dirawat. Ini pesan saya, tolong rawat Teras Sunda ini," tuturnya.

    Baca juga:
    Akhir Pekan di Bandung, Pesta Belanja dan Ngopi Gratis 
    Liburan Murah di Bandung, Belajar Membuat Replika Makanan

    Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bandung Kenny Dewi Kaniasari menuturkan pembangunan Teras Sunda menggunakan anggaran sekitar Rp 7,9 miliar.

    Anggaran tersebut untuk membangun aula, rumah seniman, tempat workshop, dan musala. Adapun untuk interior baru akan dianggarkan pada 2019. "Tempat ini memang akan menjadi laboratorium seniman Kota Bandung. Para seniman berkarya dan menciptakan seninya di sini. Kemudian juga bisa dipamerkan atau dipertunjukkan di sini juga," kata Kenny.

    Senada dengan Oded, Kenny juga berharap seniman dan warga yang aktif di Teras Sunda ikut merawatnya. Sebab, merawat akan lebih sulit dibanding sekadar membangun. "Mari kita rawat dan jaga bersama-sama Teras Sunda Cibiru ini," katanya. Teras Sunda didominasi bambu. Bambu dipilih karena menjadi salah satu ciri budaya Sunda. Bambu juga dinilai lebih dekat dengan alam.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Agar Merpati Kembali Mengangkasa

    Sebelum PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) berpotensi kembali beroperasi, berikut sejumlah syarat agar Merpati Airlines dapat kembali ke angkasa.