Selasa, 13 November 2018

Kemenpar Gandeng Grab Kampanye Pariwisata untuk Tarik Wisman

Reporter:
Editor:

Rita Nariswari

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wisatawan asing merekam koleksi Museum Nasional, Jakarta 14/8. Koleksi etnografi Museum Nasional menyajikan beberapa benda-benda hasil budaya lebih dari 300 suku bangsa di Indonesia.Tempo/Jati Mahatmaji

    Wisatawan asing merekam koleksi Museum Nasional, Jakarta 14/8. Koleksi etnografi Museum Nasional menyajikan beberapa benda-benda hasil budaya lebih dari 300 suku bangsa di Indonesia.Tempo/Jati Mahatmaji

    TEMPO.CO, Jakarta - Grab bersama Kementerian Pariwisata (Kemenpar) meluncurkan kampanye #JelajahIndonesiaLebihDekat di Terminal 3, Bandara Soekarno-Hatta, Tengerang Banten pada Jumat pagi 26 Oktober2018.  Dipilih Terminal 3 karena merupakan  pintu masuk utama wisman di Indonesia.

    Menteri Pariwisata Arief Yahya menyambut baik kerja sama dengan Grab untuk mendukung program WI melalui strategi smart tourism di mana kemitraan Grab dengan bandara dan destinasi  di Tanah Air akan menghadirkan pengalaman digital yang mulus kepada para wisatawan. “Kemajuan dunia digital memiliki peran yang sangat penting bagi kegiatan promosi industri pariwisata. Kami berharap kolaborasi ini dapat mewujudkan target pemerintah untuk mendatangkan 17 juta wisman pada tahun ini dan meningkat menjadi 20 juta wisman pada tahun 2019,” papar Arief Yahya.

    Arief Yahya menjelaskan, luasnya jangkauan Grab yang tersebar di 8 negara Asia Tenggara  -- Singapura, Indonesia, Filipina, Malaysia, Thailand, Vietnam, Myanmar, dan Kamboja --  akan menarik kunjungan wisatawan ke Indonesia melalui beragam program promosi interaktif. “Grab juga telah melakukan Co-branding Wonderful Indonesia di berbagai layanan, konten informasi, dan promosi interaktif yang berkaitan dengan destinasi wisata Tanah Air melalui tersedianya platform Grab termasuk Sewa GrabCar, GrabDaily, GrabFood, dan GrabRewards,” kata Menpar Arief Yahya.

    Menpar menyampaikan melalui Co Branding Partnership antara Grab dan Wonderful Indonesia ini, kedua brand akan saling menguatkan. “Wonderful Indonesia merupakan brand yang kuat, terbukti dengan berbagai penghargaan international yang diterima. Jika brand WI disandingkan dengan Grab yang juga brand kuat, akan semakin memnbuat perkembangan bisnis dengan pesat”.

    Baca Juga: 

    Dongkrak Kunjungan, Menpat Angkar Pariwisata Perbatasan Atambua

    Kejar 20 Wisman, Bandara Berbiaya Rendah Harus Dibangun

    Sebagai wujud dari dukungan terhadap program WI Grab akan menghadirkan serangkaian program dan fasilitas menarik yang terangkum dalam program Grab Smart Tourism #JelajahIndonesiaLebihDekat. Program ini memberikan pengalaman wisata bernilai tambah kepada ratusan juta wisatawan domestik dan mancanegara melalui pemanfaatan teknologi digital yang dimiliki Grab antara lain kemudahan akses transportasi dengan ketersediaan layanan transportasi Grab secara legal di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Tangerang), Bandara Internasional Halim Perdana Kusuma (Jakarta), Bandara Internasional Husein Sastranegara (Bandung), dan Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II (Palembang).

    Hadirnya layanan sewa GrabCar di kota-kota destinasi wisata populer seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Bali untuk menjawab kebutuhan transportasi, khususnya bagi para wisatawan. “Para wisatawan domestik maupun mancanegara dapat menyewa kendaraan selama 4-12 jam dengan mitra pengemudi yang terlatih untuk menjelajahi keindahan Nusantara dengan aman, nyaman, dan biaya terjangkau,” kata Ridki Kramadibrata, managing director Grab Indonesia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lion Air JT - 610, Kecelakaan Pesawat Nomor 100 di Indonesia

    Jatuhnya Lion Air nomor registrasi PK - LQP rute penerbangan JT - 610 merupakan kecelakaan pesawat ke-100 di Indonesia. Bagaimana dengan di dunia?