3 Alasan Lonely Planet Menempatkan Indonesia dalam Top 10

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga membawa persembahan untuk dilarung pada prosesi persembahan kepada Dewi Danu yang merupakan Dewi Air di Pura Ulun Danu Beratan, Bedugul, Bali, (8/10). Kegiatan keagamaan merupakan salah satu daya tarik wisata di Bali. ANTARA/Saptono

    Warga membawa persembahan untuk dilarung pada prosesi persembahan kepada Dewi Danu yang merupakan Dewi Air di Pura Ulun Danu Beratan, Bedugul, Bali, (8/10). Kegiatan keagamaan merupakan salah satu daya tarik wisata di Bali. ANTARA/Saptono

    TEMPO.CO, London - Lonely Planet, yang merupakan buku panduan perjalanan dan penerbit media digital terbesar di dunia, memasukkan Indonesia dalam 10 negara terbaik untuk dikunjungi tahun 2019. Dalam daftar itu Indonesia berada di peringkat tujuh dunia.

    Lonely Planet yang dimiliki BBC Worldwide itu menerbitkan daftar 10 negara terbaik dalam buku Best In Travel 2019. Cover buku ini bergambar Pura Ulun Danu di Bali. Demikian data yang diperoleh Antara di London, Kamis, 25/10.

    Dalam daftar Lonely Planet itu, Sri Lanka menempati peringkat pertama, diikuti Jerman dan Zimbabwe di posisi dua dan tiga. Sedangkan peringkat empat, lima dan enam berturut-turut diduduki oleh Panama, Kyrgyzstan, dan Jordania.

    Indonesia berada di peringkat tujuh, di atas Belarusia, Sao Tome and Principe, dan Belize yang dipilih diperingkat delapan, sembilan dan 10.

    1. Kekayaan budaya

    Indonesia memiliki lebih dari 17 ribu pulau dengan kekayaan budaya, kuliner, dan agama. Semua membentang antar pulau dan menawarkan segudang pengalaman.

    2. Kondisi aman

    Meski beberapa waktu terakhir Indonesia kerap tertimpa bencana alam, tapi Indonesia aman dikunungi. Gempa baru-baru ini terjadi di beberapa bagian Indonesia yang berada di lintasan rings of fire. “Respon atas bencana alam masih dilakukan, tapi negara ini tetap aman bagi wisatawan," tulis Lonely Planet.

    3. Akses bebas visa

    Tidak hanya kondisi Indonesia yang disorot, kebijakan pemerintah Indonesia memberikan akses bebas visa kunjungan (BVK) untuk 169 negara di dunia, juga dipuji. "Akses bebas visa untuk 169 negara. Tidak pernah lebih mudah untuk berkunjung ke negara tropis ini," tulis Lonely Planet.

    Lonely Planet pun mengimbau semua orang untuk segera liburan ke Indonesia. "Pergilah sekarang ke Indonesia, sebelum semua rahasianya terekspose!"

    Menteri Pariwisata Arief Yahya menilai rekomendasi Lonely Planet itu sangat penting, karena ini membantu Indonesia mencapai target 20 juta kunjungan wisatawan mancanegara tahun 2019. “Alasannya jelas. Lonely Planet adalah panduan bagi wisatawan mancanegara.”

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berjemur dan Dampak Positifnya Bagi Mata

    Mata merupakan jendela dunia. Penggunaan gawai yang berlebihan bisa berbahaya. Oleh karena itu kita harus merawatnya dengan memperhatikan banyak hal.