Senin, 22 Oktober 2018

Ridwan Kamil Ingin Acara Ngopi Saraosna Dikemas Romantis

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Barista menuang kopi saat kegiatan

    Barista menuang kopi saat kegiatan "West Java Coffee & Art" dan HUT ke-57 Bank BJB di Bandung, 11 Mei 2018. Kegiatan ini juga dihadiri pegiat "ecovillage" Sungai Citarum, dan komunitas seni budaya Jawa Barat. ANTARA/M Agung Rajasa

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil ingin agar acara Ngopi Saraosna Vol 6 dikemas dengan konsep lebih santai, rileks dan romantis. Acara yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat ini akan digelar di  halaman belakang Gedung Sate, Bandung, pada 12-13 Oktober.

    Ridwan Kamil alias Kang tau Emil dalam siaran pers pemerintah provinsi yang dirilis hari ini, mengatakan acara Ngopi Saraosna kali ini ia singkat menjadi Ngora Vol , akan dikemas tidak terlalu formal. Dia menyebut lokasi penyelenggaraan banyak yang instagramable. "Misalnya, seperti di halaman kantor pos itu. Saya ingin suasana lebih rileks," kata Emil.

    Untuk itu Ridwan Kamil memilih halaman belakang Gedung Sate yang luas dan memiliki banyak pohon sebagai lokasi perhelatan. "Di halaman belakang lebih banyak pohonnya, rindang, lebih rileks dan romantis,"

    Ngora Vol 6 akan menampilkan 64 gerai kopi. "Tanggal 12-13 Oktober 2018 kita akan mempromosikan kopi Jabar ke seluruh Indonesia dan dunia," kata kang Emil. Panitia akan menyediakan sekitar 10 ribu cangkir kopi yang dibagikan gratis kepada warga dalam acara akhir pekan ini.

    Kang Emil berharap acara Ngopi Saraosna ini bisa go international. Jadi, tahun depan mungkin namanya akan diganti, agar sesuai kebutuhan itu. "Tapi kita mau studi dulu."

    Ridwan Kamil mengatakan tujuan dari konsep itu adalah bahwa acara Ngopi Saraosna bisa menegaskan Jawa Barat sebagai wilayah kopi. "Ujungnya adalah ingat kopi Indonesia ingat Jabar," ucap Emil.

    ANTARA

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Laporan Sementara Dampak Gempa Palu per 20 Oktober 2018

    Laporan sementara dampak Gempa Palu per daerah tingkat II pasca gempa dan tsunami Sulawesi tengah di lima sektor sampai 20 Oktober 2018.