Minggu, 18 November 2018

3 Pilihan Traveling Saat Kurs Dollar Menguat

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi traveling bersama teman.

    Ilustrasi traveling bersama teman.

    TEMPO.CO, Jakarta - Bakal Calon Wakil Presiden RI pasangan Prabowo Subianto, Sandiaga Uno mengimbau kaum milenial untuk tidak melakukan perjalanan ke luar negeri dulu. Sebabnya adalah nilai tukar alias kurs dollar tengah menguat terhadap rupiah

    Pada Rabu, 5/9, dikabarkan kurs dollar terus perkasa, sehingga untuk 1 dollar mesti ditebus dengan Rp15.029.

    "Untuk milenial jangan dulu ke luar negeri, sorry to say, you guys millennial like to travel, for the sake of the country tahan dulu ke luar negerinya. Yang weekend (biasa) ke Singapura, KL, fokus pariwisata di sini," kata Sandiaga di Jakarta Selatan, Rabu, 5/9. Dengan traveling di dalam negeri, setidaknya tak perlu menukar rupiah ke mata uang Abang Sam tersebut, yang hanya akan menguatkan kurs dollar saja.

    Tentu ada banyak destinasi wisata lokal yang bisa dikunjungi. Tetapi jika traveler ingin mencari event khusus, berikut ada 3 fetsival budaya yang bisa dilirik dan didatangi.

    1. Festival musik Soundrenaline, Bali, 7-9 September

    Festival music Soundrenaline ke-16 tahun 2018 yang digelar di Garuda Wisnu Kencana (GWK), Bali, akan menghadirkan lima kolaborasi seni. Ragam kolaborasi itu diciptakan dengan semangat kreatif agar setiap pengunjung Soundrenaline 2018 mendapatkan pengalaman festival yang tidak terlupakan.

    Lima karya kolaborasi itu adalah: Seniman Eko Nugroho dengan Efek Rumah Kaca, Efek visual Seringai, Dialog Dini Hari dan Scaller,. Tabuhan Magis Instalasi `Thunderdorm, dan  Patung Bambu Penari Baris Raksasa.

    1. Malang Flower Carnival ,16 SeptemberSeorang penonton berfoto bersama peserta Malang Flower Carnival (MFC) 2016 di Jl. Ijen, Malang, Jawa Timur 4 September 2016. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    Malang Flower Carnival akan digelar di sepanjang Jalan Ijen Kota Malang. Karnaval ini dijanjikan berbeda dibanding karnaval-karnaval sejenis di kota lain.
    Penggagas dan penyelenggara MFC Agus Sunandar dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa, 4/9, busana peserta nantinya 75 persen dihiais ornamen bunga dan terbuat dari bahan daur ulang.

    MFC 2018 mengangkat tema Eksotika Bunga Nusantara sebagai branding Malang sebagai Kota Bunga. Staf Ahli Menteri Bidang Multikultural Kemenpar Esthy Reko Astuti mengatakan, MFC 2018 masuk dalam 100 Calender of Event Wonderful Indonesia yang digelar sepanjang tahun ini.

    1. Festival Pesona Selat Lembeh, 6-10 Oktober

    Pemerintah Kota  Bitung, Sulawesi Utara, siap menyelenggarakan Festival Pesona Selat Lembeh 2018 pada tanggal 6-10 Oktober 2018. Selama lima hari penyelenggaraan, akan digelar beragam acara yang mengutamakan kebudayaan Bitung.

    “Salah satu acara yang paling disorot adalah Sailing Pass alias pawai kapal layar, kapal nelayan, dan kapal perang di perairan Selat Lembeh," kata Wali Kota Bitung, Maxmiliaan Lomban di Bitung, Selasa, 4/9.

    Selain Sail Pass, ada juga penampilan tari kolosal, lomba renang di Selat Lembeh, festival tuna, lomba marathon 10 kilometer. Lalu pagelaran budaya Sangihe, pemutaran film, lomba kuliner masak tuna woku dan nasi cakalang, marching band, teater musikal anak negeri, serta Thanksgiving Day.

    Rasanya asyik juga bisa ikut melawan penguatan kurs dollar dengan melancong ke destinasi di dalam negeri

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Agar Merpati Kembali Mengangkasa

    Sebelum PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) berpotensi kembali beroperasi, berikut sejumlah syarat agar Merpati Airlines dapat kembali ke angkasa.