Minggu, 18 November 2018

Liburan Gratis ke Banyuwangi bagi Peraih Medali Emas Asian Games

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah wisatawan berfoto selfie di pantai Pulau Merah, Banyuwangi, Jawa Timur, 21 Februari 2016. Pantai Pulau Merah ini menawarkan keindahan pasir yang berwarna kemerahan saat musim kemarau. TEMPO/Fajar Januarta

    Sejumlah wisatawan berfoto selfie di pantai Pulau Merah, Banyuwangi, Jawa Timur, 21 Februari 2016. Pantai Pulau Merah ini menawarkan keindahan pasir yang berwarna kemerahan saat musim kemarau. TEMPO/Fajar Januarta

    TEMPO.CO, Banyuwangi - Para pelaku usaha pariwisata Banyuwangi bersama pemerintah daerah setempat menyiapkan hadiah liburan gratis selama empat hari untuk para atlet Indonesia peraih medali emas di Asian Games 2018. Sejumlah hotel dan resor yang menarik tengah disiapkan buat para atlit peraih medali emas tersebut.

    Selain wujud apresiasi kepada para atlet peraih medali emas Asian Games, hal itu juga diharapkan menjadi strategi promosi yang efektif bagi Banyuwangi. “Akan ada sejumlah hotel serta resor indah dan unik yang bisa ditempati para atlet, mulai dari yang ada di bibir pantai, perkebunan kakao sebagai bahan baku cokelat, sampai di kaki gunung. Total ada enam hotel dan resor yang disiapkan,” ujar Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Selasa, 4 September 2018.

    Hotel serta resor di bibir pantai menghadap keindahan Selat Bali di antaranya adalah satu hotel bintang empat terbaru milik jaringan hotel nasional yang dikenal memiliki resor serta hotel menawan di Ubud, Bali. Di hotel yang terletak di kawasan Kalipuro, Banyuwangi, ini, para atlet bisa memanjakan diri dengan pemandangan eksotik Selat Bali.

    “Berenang sambil menikmati sunrise atau sunset di Selat Bali tentu sangat menyegarkan pikiran dan badan para atlet setelah berjuang di Asian Games. Apalagi ada fitness center lengkap untuk menjaga kondisi tubuh,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Banyuwangi, MY Bramuda.

    Selain itu, ada resor unik dengan hamparan taman kelapa dan rumput hijau yang mengusung rumah-rumah khas Suku Using, masyarakat asli Banyuwangi. Suasananya sangat pribadi (private). “Semua ornamen bangunannya tradisional, tapi fasilitasnya standar bintang lima. Resor ini pernah ditempati ketua DPR dan menteri-menteri,” ujar Bramuda.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Agar Merpati Kembali Mengangkasa

    Sebelum PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) berpotensi kembali beroperasi, berikut sejumlah syarat agar Merpati Airlines dapat kembali ke angkasa.