Selasa, 23 Oktober 2018

Ke TMII, Tamu Asian Games Merasa Bertandang ke Penjuru Nusantara

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ribuan penari itu merupakan bagian dari program Setu Babakan Menari.

    Ribuan penari itu merupakan bagian dari program Setu Babakan Menari.

    TEMPO.CO, Jakarta - Objek wisata Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta Timur mulai dikunjungi sejumlah peserta atau atlet Asian Games ke-18 tahun 2018. "Kami sengaja berkunjung ke TMII, karena di sini bisa melihat Indonesia keseluruhan," kata Justine Gail Tinio, seorang atlet asal Filipina di Jakarta, Selasa, 28/8.

    Justine menyatakan sangat ingin melihat seni dan kebudayaan Nusantara mumpung sedang berada di Indonesia. "Indonesia memiliki beragam seni dan kebudayaan yang luar biasa, termasuk rumah-rumah adat. Saya senang bisa melihat pemandangan seperti ini," ujar dia.

    Salah yang dikagumi Justine adalah rumah adat Bali. Tetapi dia mengaku juga tekesan dengan bangunan rumah adat lain. "Jadi saya sangat tepat mengunjungi TMII."

    Abedini Shormasti, atlet asal Iran juga mengaku senang bisa berkunjung ke objek wisata di Jakarta, salah satunya TMII. Menurut dia Taman Mini sudah dikenal wisatawan mancanegara.

    "Saya sudah selesai bertanding. Sehingga selama di Jakarta akan memanfaatkan waktu berlibur ke sejumlah objek wisata," kata dia. Abedini mengaku baru pertama kali ini mengunjungi Indonesia.

    "Saya kagum dengan keanekaragaman kebudayaan Indonesia. Selama ini saya mendapatkan informasi dari media. Namun tak disangka saya bisa berkunjung ke sini," kata dia seraya melihat-lihat deretan rumah adat di TMII.

    Asian Games bagi para atlet asing rupanya tak hanya soal memburu medali belaka, tapi juga mengenali adat istiadat dan kebudayaan tuan rumah.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Laporan Sementara Dampak Gempa Palu per 20 Oktober 2018

    Laporan sementara dampak Gempa Palu per daerah tingkat II pasca gempa dan tsunami Sulawesi tengah di lima sektor sampai 20 Oktober 2018.