Orang Asia Paling Suka Liburan dengan Keluarga

Reporter:
Editor:

Rita Nariswari

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi liburan bersama keluarga

    Ilustrasi liburan bersama keluarga

    TEMPO.CO, Jakarta – Situs perjalanan berbasis daring, Agoda, merilis hasil riset terbaru mereka mengenai tren liburan keluarga 2018. Dari hasil riset itu disebutkan bahwa orang Asia lebih banyak mendominasi perjalanan keluarga. 

    Survei bertajuk Family Travel Trends 2018 yang dilakukan YouGuv memaparkan, tujuh dari sepuluh keluarga melakukan dua kali perjalanan bersama anggota keluarga mereka dalam setahun. Adapun keluarga Asia mendominasi. Mereka melakukan dua kali perjalanan lebih banyak dibandingkan keluarga Barat, yakni sebanyak lima liburan dalam setahun.

    Dalam survei juga disebutkan, 77 persen wisatawan Thailand dan 62 persen Filipina melakukan lima, bahkan lebih, liburan keluarga dalam setahun terakhir. Sebaliknya, hanya 7 persen orang Inggris (British) yang melakukan lebih dari lima perjalanan keluarga. Sedangkan warga United Kingdom hanya melakukan satu kali liburan keluarga.

    Baca Juga: 

    Dua Cara Mengatur Liburan Berkelompok

    Tip Siapkan Liburan Keluarga ala Travel Influencer Fifi Alvianto

    Rata-rata durasi menginap liburan keluarga adalah 4-7 malam. Sebanyak 41 persen keluarga UK umumnya menghabiskan 4-7 malam untuk liburan. Sedangkan hampir sepertiga orang Thailand menghabiskan waktu liburan lebih dari 14 malam. Sementara itu, orang Vietnam, Malaysia, dan Cina menghabiskan liburan bersama keluarga mereka sebanyak 1-3 malam.

    Selain durasi, survei Family Travel Trends 2018 mengungkap siapa saja anggota keluarga yang ikut bepergian. Sebanyak 35 persen wisatawan ternyata berlibur bersama kakek-neneknya. Ini didominasi oleh orang Thailand (66 persen) dan Indonesia (54 persen). Orang Thailand dan Indonesia juga suka mengajak anggota selain keluarga mereka, seperti saudara, sepupu, paman, dan bibi ketika berlibur. Adapun wisatawan dari UK dan Australia tak banyak melakukan ini. Masing-masing hanya 13 persen dan 20 persen. 

    CEO Agoda John Brown, dalam rilisnya yang dikirim pada Minggu, 26 Agustus, mengatakan tren liburan keluarga berkembang cepat. Kebutuhan para wisatawan pun unik dan bermacam-macam. Setiap keluarga memiliki permintaan yang berbeda.

    FRANCISCA CHRISTY ROSANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Edy Rahmayadi Mundur dari PSSI dengan Catatan Prestasi Buruk

    Edy Rahmayadi menegaskan mundur dari jabatan ketua umum PSSI, pada 20 Januari 2019, tanpa tekanan siapa pun. Dia mangaku gagal mengurus PSSI.