Tiga Agenda Wisata Besar Sumatera Utara Dilelang untuk Swasta

Reporter:
Editor:

Rita Nariswari

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Puluhan wanita membawa wadah berisi beras (tandok) pada Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba (KKPDT) di Balige, Tobasa, Sumatera Utara, 21 Agustus 2016. Karnaval yang menampilkan atraksi budaya dari 26 provinsi di Indonesia tersebut mengangkat tema

    Puluhan wanita membawa wadah berisi beras (tandok) pada Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba (KKPDT) di Balige, Tobasa, Sumatera Utara, 21 Agustus 2016. Karnaval yang menampilkan atraksi budaya dari 26 provinsi di Indonesia tersebut mengangkat tema "Budaya Menyatukan Perbedaan". ANTARA/Irsan Mulyadi

    TEMPO.CO, Jakarta – Tiga agenda besar untuk pariwisata di Sumatera Utara bakal dilelang sampai akhir tahun ini. Informasi tersebut diumumkan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumatera Utara pada Selasa, 21 Agustus 2018.

    Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Utara Wan Hidayati mengatakan tiga agenda utama itu adalah Toba Jazz, Coffee Festival, dan Festival Danau Toba. "Event-nya sedang dilelang dan pemenangnya nanti akan melapor," katanya di Medan, Selasa, 21 Agustus. 

    Lelang agenda wisata tersebut ditujukan untuk pihak swasta yang berminat menyelenggarakannya secara profesional. Adapun tiga kegiatan ini sebelumnya merupakan agenda yang dibiayai langsung oleh dinas pariwisata dan kebudayaan setempat.

    Baca Juga: 

    4 Lokasi Belajar Sejarah Batak Toba di Pulau Samosir

    Kegiatan lelang digelar supaya penyelenggaraan tiga agenda besar itu bersinergi dengan berbagai pihak. Sebab, kontribusi dan sinergi tersebut merupakan salah satu strategi untuk mencapai target satu juta wisatawan hingga 2019 yang sebelumnya ditetapkan pemda setempat.

    Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Sumatera Utara mengklaim, setiap kegiatan kepariwisataan yang digelar kabupaten/kota membuat jumlah kunjungan wisatawan menjadi lebih terukur. Hidayati mengatakan, target kunjungan wisatawan dari agenda yang digelar kabupaten/kota pun akan berlipat bila dinasnya terlibat.

    “Target 5.000 kunjungan, bila dinas terlibat, asumsi dapat ditingkatkan menjadi 10 ribu. Jadi provinsi Sumatera Utara sudah menyiapkan strategi itu," ujar Hidayati.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    3 Calon Ketua Umum PPP Pengganti Romahurmuziy yang Ditangkap KPK

    Partai Persatuan Pembangunan menggelar musyawarah kerja nasional di Bogor, 20 Maret 2019. Hal itu dilakukan untuk mencari pengganti Romahurmurziy