Gunung Anak Krakatau Erupsi, Menyebabkan Kolom Abu 500 Meter

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung menikmati pemandangan Gunung Anak Krakatau dari dermaga di objek wisata Tanjung Lesung, Kabupaten Pandegelang, Banten, Senin (24/12). Libur bersama terkait perayaan Natal dimanfaatkan sejumlah warga untuk berlibur ke pantai sebagai pilihan alternatif. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    Pengunjung menikmati pemandangan Gunung Anak Krakatau dari dermaga di objek wisata Tanjung Lesung, Kabupaten Pandegelang, Banten, Senin (24/12). Libur bersama terkait perayaan Natal dimanfaatkan sejumlah warga untuk berlibur ke pantai sebagai pilihan alternatif. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan telah terjadi erupsi Gunung Anak Krakatau, Lampung pada Sabtu, 18/8, pukul 18.09 WIB.

    Menurut BMKG, dalam rilis diterima di Bandarlampung, Sabtu malam, bersumber dari data Kementerian ESDM, Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunung Api Anak Krakatau, disebutkan erupsi itu menyebabkan munculnya kolom abu setinggi 500 meter di atas puncak (805 meter di atas permukaan laut).

    Kolom abu teramati berwarna hitam dengan intensitas tebal condong ke arah utara. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 42 mm dan durasi 2 menit 33 detik. Juga terdengar suara dentuman di Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau.

    Saat ini, Gunung Anak Krakatau berada pada Status Level II (Waspada) dengan rekomendasi masyarakat/wisatawan tidak diperbolehkan mendekati kawah dalam radius 2 km dari kawah.

    Dalam beberapa pekan terakhir, Gunung Anak Krakatau menunjukkan peningkatan aktivitas, namun menurut Badan Geologi PVMBG masih status Waspada, sehingga belum membahayakan bagi warga sekitar maupun belum berdampak bagi penerbangan di atasnya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Istilah Unicorn yang Disebut Jokowi Saat Debat Menghadapi Prabowo

    Unicorn yang disebut Jokowi, pada Debat Pilpres menghadapi Prabowo, mengacu pada empat start up, yaitu Bukalapak, Go-Jek, Traveloka, dan Tokopedia.