Selasa, 23 Oktober 2018

Seekor Gajah Sumatera Liar Ditemukan Mati di Aceh Timur

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Proses penyelamatan Gajah Winggo yang terjebak lumpur di Alue Kuyun, Aceh Barat, Senin, 9 April 2018. (BKSDA Aceh)

    Proses penyelamatan Gajah Winggo yang terjebak lumpur di Alue Kuyun, Aceh Barat, Senin, 9 April 2018. (BKSDA Aceh)

    TEMPO.CO, Peureulak - Seekor gajah Sumatera kembali ditemukan mati di kawasan hak guna usaha (HGU) PT CGU, persisnya di Kecamatan Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh.

    Wakil Kepala Kepolisian Resor Aceh Timur Komisaris Apriadi, melalui Kepala Satuan Reserse Kriminal Ajun Komisaris Erwin Satrio Wilogo, ketika dikonfirmasi di Peureulak, mengatakan gajah Sumatera mati itu ditemukan oleh seorang petani, Herman, Kamis, 9 Agustus 2018, pukul 15.00 WIB.

    "Petani itu kebetulan melintas di lokasi, kemudian dia menginformasikan ke aparatur desa setempat untuk dilaporkan ke aparat penegak hukum dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA)," kata Erwin, di Peureulak, Aceh, Jumat, 10 Agustus 2018.

    Peristiwa tersebut sudah diinformasikan ke BKSDA Aceh untuk segera dilakukan nekropsi. Selain melakukan koordinasi dengan BKSDA Aceh dan FKL Aceh, kata Erwin, dia telah mengirimkan tim identifikasi Polres Aceh Timur ke lokasi.

    "Untuk mengetahui penyebab kematian gajah Sumatera ini perlu hasil uji laboratorium forensik. Jadi selesai nekropsi, sampelnya akan dibawa ke labfor," ujar Erwin.

    Kepala BKSDA Aceh Sapto Aji Prabowo secara terpisah membenarkan adanya gajah Sumatera mati di pedalaman Kabupaten Aceh Timur. "Kita sudah kirimkan tim medis untuk dilakukan nekropsi di lokasi dan nantinya bangkai gajah juga akan dikuburkan," tutur Sapto.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Laporan Sementara Dampak Gempa Palu per 20 Oktober 2018

    Laporan sementara dampak Gempa Palu per daerah tingkat II pasca gempa dan tsunami Sulawesi tengah di lima sektor sampai 20 Oktober 2018.