Sabtu, 18 Agustus 2018

Hindari Kebakaran di Gili Lawa, Ini 4 Pantangan untuk Wisatawan

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pulau tak berpenduduk ini dikenal juga dengan nama Gili Lawa. TEMPO/ Nita Dian

    Pulau tak berpenduduk ini dikenal juga dengan nama Gili Lawa. TEMPO/ Nita Dian

    TEMPO.CO, Jakarta - Pihak Taman Nasional Komodo merilis surat edaran berisi informasi penutupan kawasan Pulau Gili Lawa Darat atau Gili Lawa sebagai imbas kebakaran yang terjadi Rabu malam, 1 Agustus 2018. Informasi itu disampaikan oleh Biro Komunikasi Publik Kementerian Pariwisata pada Jumat 3 Agustus 2018 melalui pesan pendek kepada Tempo.

    Baca: Kebakaran Savana di Gili Lawa Tak Ganggu Habitat Komodo

    Peristiwa ini membuat sejumlah pihak prihatin dan menyampaikan rasa dukanya. Begitu juga Menteri Pariwisata Arief Yahya. Ia berharap kejadian serupa tak lagi terjadi. Arief mengimbau semua pihak, baik tur operator maupun wisatawan, menaati aturan yang berlaku di lokasi-lokasi wisata. "Ikuti aturan main di destinasi apapun, baik alam, budaya maupun buatan," ujar Arief.

    Kepala Taman Nasional Komodo Budhy Kurniawan, saat dihubungi Jumat pagi tadi, mengatakan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan wisatawan untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran seperti yang terjadi di Gili Lawa. Berikut ini sejumlah aturan yang berlaku.

    1. Tidak merokok dan membuang puntung sembarangan
    Di kawasan taman nasional mana pun, Budhy mengatakan wisatawan sebaiknya tidak merokok, apalagi membuang puntungnya sembarangan. Sebab, puntung rokok yang masih memiliki bara akan memantik munculnya api besar. Apalagi saat musim kemarau seperti Agustus ini. "Savana di Pulau Komodo sangat kering dan mudah terbakar," kata Budhy.

    2. Tidak membuat api unggun
    Api unggun kini telah dilarang hampir di semua kawasan wisata konservasi. Termasuk di Taman Nasional Komodo. Pembuatan api unggun akan menimbulkan risiko kebakaran yang lebih besar. Selain itu, api unggun akan merusak kawasan konservasi.

    Baca: Sempat Dilahap Api, Ini 4 Kegiatan Seru Liburan di Gili Lawa

    3. Tidak camping di Taman Nasional Komodo
    Aktivitas camping telah dilarang di semua kawasan Taman Nasional Komodo. Aturan ini telah diberlakukan ketat. Wisatawan yang ingin bermalam di kawasan taman nasional tersebut bisa menyewa kapal dengan mengambil paket live on board.

    4. Tidak membawa barang-barang yang mudah terbakar
    Selain rokok, wisatawan di Gili Lawa diimbau tak membawa barang-barang yang mudah memantik timbulnya api. Misalnya kembang api. Kejadian kebakaran karena kembang api pernah terjadi di Pulau Kenawa, Sumbawa, belum lama ini. Kembang api membuat sebagian besar bukit ikonis di kawasan wisata Nusa Tenggara Barat itu gundul lantaran terlalap si jago merah.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika Liku Crazy Rich Asians

    Film komedi romantis Crazy Rich Asians menarik banyak perhatian karena bersubjek keluarga-keluarga superkaya Asia Tenggara. Berikut faktanya.