Ini 6 Destinasi Wisata Bagi Pelancong yang Mencari Suhu Netral

Reporter:
Editor:

Rita Nariswari

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para pengunjung yang sedang berenang dan berselancar di Pantai Pasir, Oahu, Hawaii, dikejutkan dengan kehadiran Anjing Laut, pada Agustus 2014. David Amann, fotografer New York, memotret kehadiran hewan tersebut. dailymail.co.uk

    Para pengunjung yang sedang berenang dan berselancar di Pantai Pasir, Oahu, Hawaii, dikejutkan dengan kehadiran Anjing Laut, pada Agustus 2014. David Amann, fotografer New York, memotret kehadiran hewan tersebut. dailymail.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta – Tidak semua wisatawan mendambakan melancong di tempat bercuaca ektrem. Misalnya di wilayah dingin bersalju atau panas seperti di gurun pasir. Banyak di antaranya yang memilih menyambangi daerah yang bersuhu biasa-biasa saja.

    Situs pemesanan hotel berbasis daring, Booking.com, Rabu lalu, 25 Juli 2018, merilis lokasi pelancongan atau destinasi wisata dengan suhu netral atau sedang sepanjang tahun. Wilayah itu bisa ditemui di benua Asia, Amerika, Australia, bahkan Eropa. Berikut ini enam kota netral versi Booking.com.

    1. Corralejo, Fuerteventura, Spanyol

    Corralejo yang berlokasi di Spanyol memiliki keunggulan wisata pantai. Wisatawan bisa menemukan pantai dengan garis laut yang panjang di sana. Meski di kawasan pesisir, curah hujan di Corralejo rendah. Bahkan pulau ini memiliki temperatur yang hampir sempurna sepanjang tahun.

    2. Sao Paulo, Brasil

    Kota Sao Paulo merupakan kota yang dikenal bersuhu sedang. Rata-rata temperaturnya berkisar 14-27 derajat Celcius sepanjang tahun. Sao Paulo merupakan kota terbesar di Brasil dengan jumlah penduduk terbanyak. Kota ini menjadi kota utama yang dikunjungi wisatawan bila mendarat di Brasil. Sao Paulo terkenal dengan spot yang lekat dengan street photo. Kota itu menggambarkan wilayah yang memiliki beragam aktivitas budaya. Kotanya sangat hidup dari pagai sampai malam hari.

    Baca Juga: 

    4 Spot Mission: Impossible-Fallout di Eropa dan Selandia Baru

    Aksi-aksi dalam Film Pacific Rim: Uprising Berlatar Sydney 

    3. Atena, Costa Rica

    Atena, sebuah kota kecil di Costa Rica, cocok untuk menepi. Kota ini terletak di ujung barat Central Valley. Pemandangan permukiman di kota ini menyajikan lansekap yang indah. Rumah-rumahnya tertata rapi dan tampak klasik. Sedangkan cuacanya normal sepanjang tahun. Suhunya tak pernah lebih dari 30 derajat Celcius. Atena memiliki bentang wilayah yang lengkap mulai lembah sampai hutan. Sejumlah daerah di kota ini juga terkenal sebagai wilayah pertanian yang kaya.

    Suasana di perbukitan di Adelaide, South Australia. (australia.com)

    4. Adelaide, Australia

    Bukan hanya Sydney dan Meulbourne, Adelaide juga menjadi kota yang menarik dikunjungi wisatawan saat bersambang ke Australia. Kota ini memiliki garis pantai yang cukup panjang.Di sekitarnya terdapat taman luas. Ada satu taman yang cukup sering dikunjungi turis saat ke Adelaide, yakni Adelaide Botanic Garden.

    5. O’ahu, Hawaii, Amerika Serikat

    O’ahu merupakan pulau terbesar ketiga di Hawaii. Pulau ini memiliki suhu cukup stabil sepanjang tahunnya. Rata-rata suhu berkisar 17 hingga 29 derajat Celcius. Tak diragukan, O’ahu memiliki pasir putih dan laut berwarna biru. Di sini, wisatawan bisa menikmati berbagai aktivitas outdoor. Misalnya hiking, snorkeling, dan surfing.

    6. Kunming, Yunnan, Cina

    Kunming berhasil menyita perhatian wisatawan dunia karena memiliki iklim yang menyenangkan sepanjang tahun. Kota di Cina ini kerap menjadi tempat ‘pelarian’ bagi yang enggan mendatangi wilayah bersalju atau daerah tropis dengan suhu yang panas.

    Kunming memiliki spot destinasi populer, yakni Kuil Yuantong. Kuil ini berumur lebih dari 1000 tahun. Kuil ini masih berfungsi. Di dalamnya ada banyak orang yang belajar, berdoa, bahkan atau sekadar mengobrol. Tempat ini juga menjadi pusat kehidupan Buddhis.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Skenario Satu Arah Pada Arus Mudik 2019 di Tol Jakarta - Cikampek

    Penerapan satu arah ini dilakukan untuk melancarkan arus lalu lintas mudik 2019 dengan memanfaatkan jalur A dan jalur B jalan Tol Jakarta - Cikampek.