Senin, 22 Oktober 2018

Festival Padang Melang di Riau Tampilkan Budaya Melayu Pesisir

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tari Zapin. thesundaily.my

    Tari Zapin. thesundaily.my

    TEMPO.CO, Jakarta - Festival Padang Melang 2018 yang mempertunjukkan beragam kesenian Melayu pesisir akan dihelat pada 26-27 Agustus mendatang. Festival ini akan digelar di Padang Melang, Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau.

    Padang Melang yang menjadi lokasi festival adalah pantai pasir putih sepanjang sembilan kilometer di Pulau Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau. "Kami mengangkat salah satu tradisi budaya lokal, yakni tolak bale untuk memohon keselamatan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Anambas, dan Indonesia pada umumnya," ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Anambas Masykur, dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Rabu, 26/7.

    Selain itu perhelatan juga akan mempertontonkan pentas Mendu, Gobang, Zapin, Layang-layang, Dendang Melayu, Explore Anambas Under Water, Bazar dan kuliner lokal. Tak lupa bakal ada pertunjukan musik dengan tajuk Song on The Sea.

    Festival itu diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas bekerja sama dengan Kelompok Sadar Wisata dari Desa Batu Berapit, Desa Mampok, dan Desa Landak, Kecamatan Jemaja. Juga bekerja sama dengan Kelompok Sadar Wisata Desa Belibak, Kecamatan Palmatak, Kabupaten Kepulauan Anambas.

    Kusen Alipah Hadi, dari Yayasan Umar Kayam Yogyakarta yang telah melakukan pendampingan literasi kebudayaan pada beberapa desa wisata di Kepulauan Anambas, menyatakan perhelatan itu sebenarnya alat untuk pengembangan masyarakat di pulau terluar Indonesia.

    "Selama hampir satu tahun sejak tahun 2017, atas dukungan Medco E&P Natuna Ltd kami berproses bersama Desa Mampok dan Desa Belibak untuk bersama-sama mengembangkan potensi kebudayaan, tradisi, dan sumber daya alam berupa kecantikan Kepulauan Anambas," ujar dia.

    Perhelatan yang digelar untuk ketiga kalinya ini, akan dihadiri sejumlah wisawatan asing dari Australia dan Eropa. Mereka datang dengan menggunakan enam kapal pesiar. Juga akan hadir pengunjung dari kota-kota lain di Indonesia.

    Desa-desa wisata sekitar Pantai Padang Melang telah siap untuk menerima dan menjamu para wisatawan, baik asing maupun lokal, yang hadir dalam festival itu

    Kementerian Pariwisata berharap festival ini memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat. "Kementerian mendukung berbagai inisatif penyelenggaraan festival, seperti Festival Padang Melang ini yang juga berfungsi sebagai sarana promosi wisata potensi wisata yang dimiliki Kepulauan Anambas," kata Asisten Deputi Pemasaran I Regional 1 yang membawahi wilayah Sumatera, Singapura, Thailand, dan Indocina, Masruroh.

    ANTARA                                                                                


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Laporan Sementara Dampak Gempa Palu per 20 Oktober 2018

    Laporan sementara dampak Gempa Palu per daerah tingkat II pasca gempa dan tsunami Sulawesi tengah di lima sektor sampai 20 Oktober 2018.