Selasa, 23 Oktober 2018

Pisang, Kopi hingga Beras Bondowoso

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Paradiso Bondowoso

    Paradiso Bondowoso

    INFO TRAVEL – Meski masuk kategori kabupaten tertinggal, Bondowoso ternyata memiliki berbagai produk unggulan yang patut diacungi jempol. Seperti tagline ‘Paradiso Bondowoso’, kata paradiso yang berarti surga, menjadi gambaran yang tepat bagi Anda yang ingin mencicipi hasil produk unggulan Bondowoso.

    Berikut beberapa produk unggulan Bondowoso.

    Pisang Bondowoso

    Bondowoso adalah salah satu daerah penghasil pisang. Namun tak hanya memanfaatkan buah, masyarakat Bondowoso dengan kreatif mengolah limbah dan pelepah pisang menjadi aneka kerajinan. Di antaranya tempat pensil, orang-orangan, aneka hewan seperti kuda, bebek, kijang dan lainnya..

    Kopi Bondowoso

    Kopi Bondowoso sudah terkenal hingga ke mancanegara. Untuk Meningkatkan kualitas produksi kopi ini, pada 2016 Ditjen Pembangunan Daerah Tertinggal memberikan bantuan beberapa jenis mesin pengolah kopi kepada para petani kopi di Bondowoso. Keberadaan mesin-mesin ini diharapkan  dapat meningkatkan penghasilan petani kopi di daerah ini.

    Tape  Bondowoso

    Bondowoso juga terkenal dengan tapenya. Untuk mempromosikan tape ini, pada 2013 digelar festival bakar 1.000 tape di alun-alun Bondowoso. Aksi ini masuk catatan Museum Rekor Indonesia (MURI).

    Beras Organik Bondowoso

    Tanah Bondowoso yang subur juga menghasilkan beras. Menariknya, beras ini diolah menjadi beras aromatik dengan penambahan ekstrak buah-buahan ketika proses penggilingan. Hasilnya, akan ada rasa khas ketika menikmatinya.

    Bondowoso juga terkenal dengan beras merahnya yang cocok untuk penderita diabetes. Ada pula beras hitam yang ketika dimasak, warnyanya akan berubah menjadi ungu tua. Banyak yang mengatakan rasa beras ini lebih enak dibanding beras putih dan memiliki manfaat jauh lebih baik dibanding beras merah.(*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Laporan Sementara Dampak Gempa Palu per 20 Oktober 2018

    Laporan sementara dampak Gempa Palu per daerah tingkat II pasca gempa dan tsunami Sulawesi tengah di lima sektor sampai 20 Oktober 2018.