Rabu, 26 September 2018

Bintan Diunggulkan Menjadi Arena Wisata Olahraga Dunia

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekelompok wisatawan tengah snorkeling di dekat Pulau Barakuda yang berada di Bintan, Kepulauan Riau. (Instagram @lagoibaybintan)

    Sekelompok wisatawan tengah snorkeling di dekat Pulau Barakuda yang berada di Bintan, Kepulauan Riau. (Instagram @lagoibaybintan)

    TEMPO.CO, Jakarta - Wisata buatan berbasis olahraga atau sport tourism di Indonesia tengah dikembangkan. Setelah menetapkan Sumatera Selatan sebagai destinasi sport tourism, Menteri Pariwisata Arief Yahya juga menyebut Bintan di Kepulauan Riau sebagai kawasan yang diproyeksikan untuk tujuan serupa.

    “Di Indonesia, ada dua daerah sport tourism, yakni Sumatera Selatan dan Bintan,” ujar Menpar Arief saat konferensi pers Ironman 70.3 Bintan di kantor Kementerian Pariwisata, Jakarta Pusat, Rabu, 11 Juli.

    Bintan dalam beberapa tahun belakangan telah sukses menggelar agenda olahraga berskala nasional maupun internasional. Misalnya Ironman Bintan dan Bintan Triathlon. Agenda tersebut masuk top 100 Calendar of Events yang dirilis Kementerian Pariwisata pada awal tahun ini.

    Pulau Bintan dinilai memiliki spot yang cocok untuk sejumlah aktivitas olahraga, seperti balap sepeda, lari marathon, dan berenang. Pulau ini diketahui memiliki kolam renang terbesar se-Asia Tenggara, yakni Treasure Bay.

    Sejumlah kompetisi lari marathon nasional juga diadakan di sana lantaran Bintan memiliki jalur yang mulus dan lebar. Hal itu juga didukung dengan bentang alam yang menyajikan panorama laut biru dengan pasirnya yang putih. Hal itu membuat kalangan atlet internasional dan wisatawan asing tertarik mengikuti kompetisi olahraga yang kerap digelar di sana.

    Bintan menjadi salah satu penyumbang angka tertinggi wisatawan asing masuk ke Indonesia. Tahun lalu, terjadi peningkatan kunjungan wisman ke Bintan sebanyak 20,51 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Adapun sampai semeter 1 tahun ini (Januari-Juni), angka wisman naik sebesar 27 persen dibanding periode yang sama pada 2017.

    Tingginya jumlah kunjungan wisman disebabkan oleh posisi Bintan yang strategis. Pulau itu merupakan salah satu pintu masuk turis asing datang ke Indonesia. Bintan diuntungkan lantaran berdekatan dengan beberapa negara, seperti Singapura dan Malaysia.

     Artikel lain: Keripik Ubi Ungu dari Indonesia Tembus Pasar Wisata Dunia


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Karen Agustiawan Ditahan Karena Akuisisi Pertamina di Blok BMG

    Kejaksaan Agung menahan mantan Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan terkait kasus dugaan korupsi investigasi Pertamina berupa akuisisi aset BMG.