Jumat, 14 Desember 2018

Etihad Airways Luncurkan Dua Layanan Kesehatan untuk Penumpang

Reporter:
Editor:

Rita Nariswari

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesawat Etihad. REUTERS/Arnd Wiegmann

    Pesawat Etihad. REUTERS/Arnd Wiegmann

    TEMPO.CO, Jakarta - Maskapai penerbangan dari Uni Emirat Arab, Etihad Airways, meluncurkan dua layanan kesehatan selama penerbangan khusus untuk penumpang dengan kondisi kesehatan tertentu. Dalam rilis yang diterima Tempo pada Minggu, 8 Juli 2018, Etihad Airways mengumumkan akan memberikan pelayanan medis, yang disebut sebagai one-stop-shop.

    Awak maskapai yang akan memberikan pelayanan kesehatan saat penerbangan tersebut dipastikan merupakan anggota Etihad. Mereka telah memenuhi syarat sebagai tim medis profesional.

    Layanan pertama memungkinkan penumpang dengan kondisi tertentu, yang memerlukan izin medis sebelum bepergian, berkesempatan berkonsultasi dengan dokter lebih dulu. Dokter dari pihak Etihad akan melakukan pengecekan kondisi.

    Saat pengecekan kesehatan penumpang, dokter akan mengisi semua formulir. Bila dinyatakan sehat, dokter akan memberikan rekomendasi terbang, yang dapat langsung keluar dalam satu hari. Dokter akan memberikan status fit to fly kepada penumpang.

    Layanan kedua adalah adanya perawat di dalam pesawat. Perawat ini dapat menemani penumpang selama perjalanan. Khususnya bagi mereka yang harus diberikan dukungan medis.

    Baca juga:
    Singapore Airlines dan 5 Penerbangan Terpanjang di Dunia Lainnya 
    Berbagai Promo Paket Umrah Ramadan di Garuda Fair 2018

    Wakil Presiden Pelayanan Medis Etihad Airways, dokter Nadia Bastaki, mengatakan Etihad merupakan maskapai pertama di wilayahnya yang menyediakan layanan medis seperti ini. Layanan ini akan melayani tamu yang membutuhkan bantuan medis selama perjalanan.

    "Layanan itu akan membantu tamu kami memiliki pengalaman perjalanan yang mulus dan bebas repot," kata Nadia. Kedua layanan kesehatan tersebut diharapkan menghapus kecemasan penumpang saat bepergian dengan kondisi kesehatan tertentu.

    FRANCISCA CHRISTY ROSANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sayap OPM Kelompok Egianus Kogoya Meneror Pekerjaan Trans Papua

    Salah satu sayap OPM yang dipimpin oleh Egianus Kogoya menyerang proyek Trans Papua yang menjadi program unggulan Jokowi.