Rabu, 26 September 2018

Pintu Udara Masih Jadi Jalur Masuk Favorit Wisman Datang ke Bali

Reporter:
Editor:

Rita Nariswari

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang penumpang melihat papan informasi keberangkatan penerbangan setelah adanya penutupan operasional bandara akibat erupsi Gunung Raung di Terminal Internasional Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Bali, 8 Agustus 2015. Abu vulkanik erupsi Gunung Raung yang berhembus ke arah Bali dan Lombok membuat Bandara Ngurah Rai Bali menutup semua penerbangan mulai pukul 06.30 Wita dan memberlakukan sistem buka tutup. TEMPO/Johannes P. Christo

    Seorang penumpang melihat papan informasi keberangkatan penerbangan setelah adanya penutupan operasional bandara akibat erupsi Gunung Raung di Terminal Internasional Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Bali, 8 Agustus 2015. Abu vulkanik erupsi Gunung Raung yang berhembus ke arah Bali dan Lombok membuat Bandara Ngurah Rai Bali menutup semua penerbangan mulai pukul 06.30 Wita dan memberlakukan sistem buka tutup. TEMPO/Johannes P. Christo

    TEMPO.CO, Jakarta – Kunjungan wisatawan asing alias wisman ke Bali masih didominasi oleh kedatangan melalui pintu udara. Badan Pusat Statistik Provinsi Bali mancatat, sepanjang kuartal pertama 2018, sebanyak 1,819 juta wisman datang melalui Bandar Udara Ngurah Rai.
     
    Mereka umumnya memanfaatkan maskapai penerbangan yang memiliki rute langsung atau direct flight menuju Pulau Dewata. “Wisman mengandalkan penerbangan langsung karena lebih praktis,” kata Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Bali Adi Nugroho dalam siaran pers yang diterbitkan Kementerian Pariwisata pada Kamis, 14 Juni.
     
    Sedangkan wisman lainnya tercatat masuk ke Bali melalui jalur laut menggunakan kapal pesiar. Namun jumlahnya tak cukup sebanding dengan wisman yang masuk melalui jalur udara. Kontribusi kunjungan melalui pintu masuk laut tercatat sebanyak 29.958 wisman.
     
    Tren wisman datang ke Bali dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Pada kuartal pertama 2018, Kementerian Pariwisata mencatat, jumlah kunjungan wisman ke Pulau Dewata naik 0,12 persen dibandingkan dengan periode yang sama sebelumnya.
     
    Kepala BPS Adi Nugroho mengatakan angka ini menunjukkan tren kunjungan yang positif. “Masyarakat dunia tetap menempatkan Bali sebagai destinasi favorit,” ujar Adi dalam siaran pers yang diterbitkan Kementerian Pariwisata pada Kamis, 14 Juni.
     
     
    Jumlah riil kenaikan kunjungan wisman terdata sebanyak 2.171. Rinciannya, pada periode Januari hingga April 2018, jumlah total wisman berkunjung mencapai 1,819 juta. Sedangkan pada periode yang sama tahun lalu, jumlah kunjungan tercatat selisih tipis, yakni 1,817 juta.
     
    Pergerakan positif wisman di Bali umumnya didominasi oleh kunjungan dari Cina, diikuti negara lain. Di antaranya Cina, Australia, India, Jepang, Inggris, dan sejumlah negara lain.
     
    Jumlah kunjungan wisman Cina ke Indonesia sepanjang kuartal pertama tahun ini tercatat 422.430 orang. Adapun Australia 338.770 orang, India 115.355 orang, dan Jepang 78.096 orang.
     
    Lalu disusul dengan pergerakan positif wisatawan Inggris yang mencapai 74.769 orang. Sementara itu, wisatawan Amerika Serikat dan Malaysia juga tercatat naik tren kunjungannya ke Bali.

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Joaquin Phoenix dan Para Pemeran Joker Sejak 1966

    Sutradara film terbaru Joker, Todd Phillips mengunggah foto pertama Joaquin Phoenix sebagai Joker, akan tayang Oktober 2019. Inilah 6 pemeran lainnya.