Sabtu, 15 Desember 2018

Menyontek Itinerary Arjen Robben Liburan di Labuan Bajo

Reporter:
Editor:

Rita Nariswari

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepakbola asal Belanda, Arjen Robben yang bermain untuk klub Bayern Munchen tengah liburan di Labuan Bajo, Flores. (Dok. Kementerian Pariwisata/Ahyar Abadi)

    Pesepakbola asal Belanda, Arjen Robben yang bermain untuk klub Bayern Munchen tengah liburan di Labuan Bajo, Flores. (Dok. Kementerian Pariwisata/Ahyar Abadi)

    TEMPO.CO, Jakarta – Bintang sebakbola asal Belanda yang saat ini bermain untuk klub Bayern Munchen, Arjen Robben, dikabarkan tengah berlibur di Labuan Bajo, Flores, Nusa Tenggara Timur. Informasi itu disampaikan oleh pihak Kementerian Pariwisata melalui akun media sosial Instagram dan Facebook.

    Kementerian Pariwisata mengunggah foto Robben sedang menandatangani kaus berlogo klubnya yang dikenakan seseorang. Foto itu tampak diambil di pinggir pelabuhan. Potret berikutnya menampilkan ia sedang berjalan di depan sebuah mobil di bawah panas terik. 

    Person in Charge (PIC) Pokja 10 Destinasi Prioritas Kemenpar untuk Labuan Bajo, Shana Fatina, mengatakan mantan pemain Real Madrid ini mendarat di Bandara Komodo pukul 12.30 WITA. Ia datang bersama istri dan ketiga anaknya.

    “Robben sangat hangat dengan para fans di sini. Dia melayani banyak permintaan fans, mulai berfoto hingga membubuhkan tanda tangannya,” kata Shana dalam rilis yang diterbitkan Kementerian Pariwisata.

    Robben rencananya berada di Labuan Bajo selama tiga hari, yakni Rabu, 13 Juni, hingga Jumat, 15 Juni. Ia akan mengeksplorasi beberapa pulau di Taman Nasional Komodo sekaligus menyaksikan langsung kehidupan liar komodo.

    Itinerary alias rencana perjalanan Robben diakui cukup menyenangkan menurut Shana. Sebab, dalam rentang tiga hari itu ia dapat menikmati eksotisme Labuan Bajo yang lengkap dengan bermalam di kapal pinisi.

    Rencana perjalanan Robben bahkan bisa disontek untuk rekomenasi liburan ke Labuan Bajo. Berikut ini jadwalnya.

    Kapal wisatawan menepi di bibir pantai Pulau Kelor, Labuan Bajo, Flores, Nusa Tenggara Timur. Tempo/Francisca Christy Rosana

    1. Hari pertama, mulai Pulau Kelor hingga Pulau Kalong

    Pada hari pertama, Robben akan singgah ke Pulau Kelor. Pulau ini merupakan pulau dalam agenda sailing Labuan Bajo yang terdekat dari daratan Flores.

    Selanjutnya ia kembali berlayar menuju Pulau Rinca alias habitat terbesar komodo. Dia akan trekking untuk mengeksplorasi pulau yang dihuni oleh biawak raksasa itu.

    Terakhir di hari pertama, ia dan keluarga bakal singgah dan bermalam di Pulau Kalong. Di sana, Robben akan menyaksikan ribuan kalong berhamburan ke luar dari pulau setiap senja.

    Seorang pawang di Pulau Komodo, tengah memotret komodo atas permintaan turis yang dipandunya. (TEMPO/Rita Nariswari)

    Baca: Pulau Kelor Labuan Bajo, Tak Sekadar untuk Persinggahan.

    2. Hari kedua, dari Padar sampai Pink Beach

    Perjalanan selanjutnya, Robben akan singgah ke Pulau Padar. Pulau ini lekat menjadi ikon utama Labuan Bajo. Ia akan trekking menuju puncak bukit untuk menyaksikan indahnya tiga teluk.

    Selanjutnya ia akan menyambangi Pulau Komodo. Pulau ini juga menjadi salah satu habitat komodo. Bentangnya lebih luas daripada Pulau Rinca.

    Agenda terakhir di hari kedua ialah menuju Pantai Merah yang terkenal dengan sebutannya sebagai Pink Beach. Pink Beach memiliki pasir yang warnanya benar-benar pink atau merah muda. Di sana, Robben dan keluarga bisa snorkeling.

    3. Hari ketiga, menikmati Kota Labuan Bajo

    Robben diperkirakan akan menikmati Kota Labuan Bajo pada hari ketiga. Namun Shana tak bisa memastikan. “Kami masih menunggu konfirmasi agenda mereka pada hari ketiga. Apakah tetap stay di Labuan Bajo atau langsung meneruskan perjalanan ke destinasi lain,” ujarnya.

    Selama ini, Labuan Bajo memang menjadi destinasi favorit banyak tokoh. Belakangan, pemain MotoGP, Valentino Rossi, juga berlibur ke kota di ujung barat Pulau Flores itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penyerangan Polsek Ciracas Diduga Ada Konflik TNI dan Juru Parkir

    Mabes Polri akan mengusut penyerangan Polsek Ciracas yang terjadi pada Rabu, 12 Desember 2018 dini hari. Diduga buntut konflik TNI dengan juru parkir.