Kuliner Mi yang Pernah Hits Sebelum Donat Indomie

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mie Cakalang Fufu, salah satu makanan khas Manado di kawasan kuliner Tinutuan, Manado, Sulawesi Utara, 20 Oktober 2014. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    Mie Cakalang Fufu, salah satu makanan khas Manado di kawasan kuliner Tinutuan, Manado, Sulawesi Utara, 20 Oktober 2014. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    TEMPO.CO, Jakarta - Donat Indomie sedang viral di media sosial. Setelah foto inovasi kuliner mi itu diunggah oleh produsen donat handmade di Sydney, Australia, sejumlah pelapak makanan di Jakarta mulai memproduksinya.

    Xcoffee dan TOT.Aw merupakan dua kedai yang menginisiasi donat Indomie pertama di Indonesia, khususnya Jakarta. Xcoffee, sebuah kafe di Tendean, Jakarta Selatan, merilis menu baru itu pada Kamis, 24 Mei lalu. Sedangkan TOT.Aw, kedai kuliner di Kedoya Utara, Jakarta, sudah menciptakan menu tersebut pada Februari lalu, namun belum kesohor.

    Sebelum ramai dibicarakan donat Indomie, kuliner lain berbahan baku mi juga pernah hits. Berikut ini kuliner berbahan mi yang sempat naik daun dalam beberapa tahun terakhir.

    1. Mi terbang

    Awal tahun lalu, mi terbang muncul di salah satu kedai masakan Chinese di Yogyakarta. Kedai itu menawarkan menu bernama flying noodles. Mi yang dihidangkan olahannya sebenarnya biasa saja, yakni mi goreng dengan campuran telur dan sayuran.

    Namun, yang menarik adalah penampilannya. Mi itu dijepit dengan dua sumpit yang melayang di atas piring. Di antaranya bergelantungan mi goreng yang menjuntai sampai ke piring.

    Kuliner mi terbang sempat dijual di berbagai tempat setelah viral. Pengguna akun media sosial juga banyak mengunggahnya ke Internet. Namun gaungnya mulai surut setelah beberapa bulan ramai dibicarakan.

    2. Mi kuah susu

    Inovasi penyajian mi yang tak biasa mula-mula muncul pada 2014. Waktu itu, ramai orang membuat mi kuah susu. Susu yang digunakan ialah susu murni. Orang mulai menggandrungi masak mi kuah susu karena dianggap lebih gurih dan enak.

    Adapun beberapa kedai mi langsung mengadopsi idenya. Misalnya Warung Upnormal yang menyediakan varian mi tersebut. Selain susu, mi berkembang dicampur dengan beragam komplemen, seperti keju.

    1. Tart mi

    Kue ulang tahun atau tart yang terbuat dari mi juga sempat heboh di dunia maya. Kue mi itu muncul pada tahun lalu. Salah satu penggagasnya ialah kedai kuliner TOT.Aw, yang kini turut memproduksi donat mi. 

    Kue dari mi ini terdiri atas dua lapis. Masing-masing berdiamater sekitar 18 sentimeter dan 16 sentimeter. Mi untuk kue itu dipadatkan sehingga bisa mengeras seperti adonan kue yang ditaruh di penyejuk ruangan.

    Tart dari mi bisa menjadi salah satu alternatif orang untuk menikmati kue ulang tahun bagi yag tak doyan manis.

    4. Mi pedas

    Mi Abang Adek mungkin jadi salah satu legenda masakan Indomie pedas di Nusantara. Kehadirannya sejak 2002 mendobrak cara lazim memakan mi.

    Mi ini sempat viral, bahkan sampai sekarang masih terkenal, sebagai kedai yang menjual mi terpedas. Pelanggan bisa menikmati mi di kedai milik Sartono dengan meminta tambahan cabai sesuka hati. Jumlahnya pun tak tanggung-tanggung. Ada yang meminta 100 cabai, bahkan 150.

    5. Mi sesuai dengan bungkusnya

    Penyajian masakan Indomie yang sesuai dengan bungkusnya pernah ramai dibicarakan pada 2012. Warung yang mencetuskan ide itu adalah Telap12 yang berlokasi di Umbulharjo, Yogyakarta.

    Menu-menu yang disajikan adalah menu yang sesuai dengan bungkus Indomie. Penampakannya pun sama. Misalnya, untuk menu rasa Indomie Ayam Bawang, koki akan membuatkan racikan mi rebus dengan komplemen sesuai yang ada di bungkus mi instan itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H