Sabtu, 26 Mei 2018

Kanada Memiliki Rumah Hutan Boreal Terbesar di Dunia

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang atlet kayak saat meleati air terjun Blanket Creek dekat Revelstoke, Kanada. Dunia memperingati Hari Sungai Sedunia, pada 24 September 2017. Eric Parker/Red Bull Content Pool

    Seorang atlet kayak saat meleati air terjun Blanket Creek dekat Revelstoke, Kanada. Dunia memperingati Hari Sungai Sedunia, pada 24 September 2017. Eric Parker/Red Bull Content Pool

    TEMPO.CO, Jakarta -Kanada memiliki hutan taiga terbesar di dunia setelah mendapat tambahan kawasan lindung baru seluas 13.600 kilometer persegi di Probinsi Alberta. Kini total wilayah hutan taiga menjadi 67.735 kilometer persegi. Taiga (Hutan Boreal) adalah hutan berdaun jarum terbesar yang ada di Dunia.

    Secara resmi hal itu diumumkan pada konferensi pers, Selasa, 14 Mei 2018 oleh pemerintah setempat, perusahaan minyak mentah Syncrude, The Nature Concervacy of Canda (NCC) dan kelompok pribumi The Tallcree First Nation.

    Kawasan lindung ini meliputi empat taman baru dan kawasan pegunungan birch yang diperluas. Taman baru tersebut berada di wilayah Kazan, Richarson, sungai dillon dan sungai birch. Semuanya, kecuali sungai dillon, berbatasan langsung dengan Wood Buffalo National Park, sebuah situs warisan dunia UNESCO.

    Tidak hanya dilindungi, taman-taman baru ini akan dikenalkan kepada pengunjung, terutama generasi penerus. Pengembangan kawasan ini akan dipantau, dipelihara dan dikembangkan langsung oleh orang-orang pribumi untuk mengedukasi wisatawan. Di sana wisatawan diperbolehkan memancing dan berkemah di area yang disediakan.

    Bukan hanya berguna sebagai tempat wisata baru, hutan boreal ini juga dapat mungurangi ancaman penambangan minyak dan gas. Hutan ini dihuni oleh berbagai spesies seperti beruang, kucing lynx dan karibu hutan yang populasinya kian menurun. Jika kawasan ini rusak, banyak spesies terancam kehilangan habitatnya.

    Hutan yang khas dengan pohon pinus, cemara, cedar dan tanaman lainnya ini juga berfungsi sebagai penyerap utama karbon di dunia, sehingga dapat mengurangi masalah perubahan iklim.

    Dengan diresmikannya kawasan ini, udara segar akan dipasok oleh 14,5 persen lahan di Alberta yang sekarang terlindungi dari pembangunan. Sekaligus membantu mencapai target melindungi ekosistem dan keanekaragaman hayati.

    Sebelumnya, Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) telah menargetkan perluasan kawasan konservasi. Dengan target melindungi sedikitnya 17 persen lahan di dunia pada 2020.

    GLOBALNEWS.CA | NEWS.UN.ORG | CBCNEWS (CBC.CA) | INSAN QURANI


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Daftar Lengkap Tim Piala Thomas dan Uber Indonesia 2018

    Persatuan Bulu Tangkis Indonesia mengumumkan tim Indonesia yang akan berlaga di Piala Thomas dan Uber, digelar di Bangkok, Thailand, 20-27 Mei 2018.