Selasa, 23 Oktober 2018

Padusan di Jogja Bay, Pelancong Dapat Diskon Menarik Tarif Masuk

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jogja Bay Waterpark di utara stadion Maguwoharjo, Sleman. TEMPO/Muh Syaifullah

    Jogja Bay Waterpark di utara stadion Maguwoharjo, Sleman. TEMPO/Muh Syaifullah

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Wahana Wisata Jogja Bay Waterpark menggelar acara Padusan Rame-Rame untuk mendukung tradisi padusan di kalangan masyarakat Jawa. "Kami menawarkan opsi bagi masyarakat yang ingin melakukan tradisi padusan secara aman dan menyenangkan di Jogja Bay," kata Public Relation Jogja Bay Pirates Adventure Waterpark, Medha Zeli Elsita di Yogyakarta, Selasa, 15/5.

    Padusan adalah tradisi mandi ramai-ramai di sungai, sendang, atau mata air, yang dilakukan masyakat Jawa.  Tradisi ini dilakukan sebelum bulan Ramadan, sebagai ritual bersih diri saat memasuki bulan suci tersebut.

    “Masyarakat akan beramai-ramai mandi dan berendam karena kepercayaan air dapat menyucikan diri sebelum masuk ke bulan puasa,” kata Merdha.. Selain itu, Padusan juga menjadi salah satu momentum berkumpul bersama keluarga, teman, atau orang-orang terdekat.

    Namun demikian, saat ini akses menuju sumber air yang dianggap dapat menyucikan tak segampang dulu. Baik dari sisi transportasi maupun faktor keamanan. "Sehingga kami yakin petualangan air berkarakter, terbesar, dan terlengkap di Indonesia seluas 7,7 hektare ini bisa menjadi salah satu destinasi wajib dan terbaik untuk Padusan," kata Merdha.

    Program Padusan Rame-Rame yang digelar Jogja Bay Waterpark berlangsung 14-16 Mei 2018 dan pengelola memberikan harga tiket masuk spesial Rp50 ribu per orang. Harga normal akhir pekan adalah Rp 90 ribu per orang.

    Selain menurunkan harga tiket masuk, pengelola juga menampilkan penyanyi dangdut seperti Uut Selly, NDX, dan lain-lain. Ada juga hiburan musik angklung.

    ANTARA

    Artikel lain: Lima Hidangan Favorit dari Incheon, Korea Selatan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Saham Lippo yang Jebol dan yang Melambung Dihantam Kasus Meikarta

    Jebloknya saham perusahaan-perusahaan Grup Lippo telah dimulai Selasa 16 Oktober 2018, sehari setelah KPK menangkap dan menetapkan Bupati Bekasi.