Sabtu, 17 November 2018

14 Kapal Yacht Asing Parade di Sabang

Reporter:
Editor:

Rezki Alvionitasari

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi - Tiga kapal Yacht milik peserta Sail Indonesia 2017 berlabuh di pesisir pantai Tedys di Kupang, NTT, pada 3 Gustus 2017. ANTARA FOTO/Kornelis Kaha

    Ilustrasi - Tiga kapal Yacht milik peserta Sail Indonesia 2017 berlabuh di pesisir pantai Tedys di Kupang, NTT, pada 3 Gustus 2017. ANTARA FOTO/Kornelis Kaha

    TEMPO.CO, Banda Aceh - Sebanyak 14 kapal yacht dari berbagai negara menggelar parade di Sabang, Aceh, Minggu, 29 April 2018. Parade ini diadakan untuk memeriahkan Sabang Marine Festival 2018.

    Kapal layar itu mulai start dari Pelabuhan CT 2 Gampong Kuta Bawah, Kecamatan Suka Karya, Sabang, lalu berlabuh di Pelabuhan Sabang Marina, Lhok Weng, Sabang. Semua kapal layar tersebut berasal Kanada, Australia, Amerika Serikat, New Zealand, dan Jerman.

    Baca juga: NTT Akan Memiliki Dua Pelabuhan Marina untuk Kapal Pesiar

    Commodor Sabang Imperial Yacht Club, Syafruddin Chan, mengatakan nanti wilayah itu menjadi tempat singgah kapal layar, tidak hanya datang pada saat ada even. "Kami harap nanti Sabang jadi base home kapal layar," katanya.

    Mereka yang hadir ke sana diharapkan bisa mempromosikan destinasi bahari unggulan di Sabang. Sehingga Sabang juga menjadi tujuan turis pecinta kapal layar, yang selama ini sering singgah di Langkawi dan Phuket.

    Seorang kapten kapal layar asal Australia, Jhony, mengakui pulau Sabang sangat indah dan layak untuk dikunjungi. "Saya akan memberitahukan rekan-rekan nanti untuk berkunjung ke Sabang," ujarnya. Dari Sabang, dia akan melanjutkan perjalanan dengan kapal yacht ke India.

    Kepala Bidang Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Rahmadhani, mengatakan akan ada banyak agenda wisata berskala internasional di Sabang dalam beberapa bulan ke depan. Tujuannya untuk mempromosikan Sabang sebagai poros destinasi wisata bahari dunia.

    Seperti Aceh International Marathon, Aceh International Freediving Championship, dan sejumlah agenda promosi lainnya. "Itu semua dijalankan untuk terus mengajak wisatawan dunia berkunjung ke Sabang yang kaya dengan alam lautnya," ucap Rahmadhani.

    Artikel Lain: Medana Bay Marina di Lombok Resmi Pelabuhan Yacht Internasional


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Agar Merpati Kembali Mengangkasa

    Sebelum PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) berpotensi kembali beroperasi, berikut sejumlah syarat agar Merpati Airlines dapat kembali ke angkasa.