Perlengkapan Outdoor Kian Beragam, Ini 5 Alat yang Sedang Hits

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi perlengkapan olah raga luar ruang (Outdoor)

    Ilustrasi perlengkapan olah raga luar ruang (Outdoor)

    TEMPO.CO, Jakarta - Aktivitas traveling dan kegiatan luar ruang (outdoor) makin digemari. Beragam jasa open trip yang menawarkan liburan dengan harga murah pun tumbuh pesat. Tak hanya itu perlengkapan outdoor juga berkembang dan makin komplit.

    Perusahaan penyedia perlengkapan outdoor makin berivonasi menghasilkan produk-produk baru. Selain itu ada juga pengembangan dari jenis perlengkapan lama yang sudah dikenal.

    Baca juga: Diskon Hingga 70 Persen Perlengkapan Outdoor di Indofest 2018

    Product Line Manager Eiger, Arief Siagian, memberi contoh, untuk carrier dan rucksack saja, perusahaannya baru-baru ini mengenalkan tiga varian. Varian itu ialah equator, equionox, dan high holic, yang masing-masing dibedakan oleh penggunaan.Ilustrasi perlengkapan outdoor

    “Yang membedakan adalah kompartemen, sesuai dengan kebutuhannya,” kata Arief saat dihubungi pada Kamis, 26 April 2018. Selain carrier dan rucksack, berikut ini jenis-jenis perlengkapan outdoor yang baru belakangan dikenalkan, berdasarkan data yang diberikan oleh Arief dan pengamatan Tempo.

    1. Hammock

    Hammock atau tempat tidur gantung kini menjadi salah satu perlengkapan yang wajib dibawa traveler saat sedang bepergian ke pantai atau ke gunung. Hammock mulai tenar dalam 2 tahun belakangan.

    Menurut situs Hammock.co.uk, hammock diperkenalkan oleh Amerika pada abad ke-15 setelah invasi Amerika Tengah oleh Spanyol. Kru-kru kapal baru biasanya hanya dibolehkan tidur di luar menggunakan hammock. Keberadaannya berfungsi menghemat ruang dengan mempersempit desain tempat tidur.

    Kini banyak toko perlengkapan outdoor menjual hammock. Harganya berkisar mulai Rp 100 ribu.

    1. Buff

    Bila dulu pendaki hanya menggunakan slayer untuk menutup kepala atau memfungsikannya sekaligus sebagai masker, kini muncul buff. Ini adalah masker multifungsi yang bisa dipakai untuk menutup kepala, menutup bagian leher, atau menutup bagian hidung dan mulut. 

    Buff mudah dipakai, tidak harus diikat manual seperti slayer. Barang ini umumnya dijual mulai Rp 50 ribu. Keberadaannya mulai tenar bagi para traveler setelah 2010.

    1. Water Bladder

    Water bladder atau kantung air kini memudahkan pendaki, pesepeda, atau pelaku aktivitas outdoor lain untuk minum sepanjang jalan. Water bladder merupakan inovasi botol air minum yang dibikin pipih dan tak makan tempat.

    Kantung ini memiliki selang cukup panjang yang membuat pemakainya tak perlu membuka-tutup tas saat ingin minum. Mereka cuma perlu membuka penutup selang itu, lalu langsung meminum air di dalam kantung. Water bladder bisa digantung atau diselpikan di tas bagian luar.

    1. Track Pole

    Tongkat mendaki ini dulu hanya dipakai untuk aktivitas ski atau pendakian di es. Ujungnya yang runcing dapat menancap di es sehingga bisa difungsikan sebagai pegangan yang membantu pendaki atau pelaku ski tak terpelanting ketika berjalan di permukaan yang licin.

    Kini, track pole muncul untuk pendakian biasa. Keberadaannya kerap digunakan untuk membantu pendaki menahan beban tubuh akibat gravitasi. Pada bagian bawah track pole biasanya disematkan knop kecil untuk melindungi tongkat agar tak terlalu menancap ke tanah saat digunakan untuk mendaki.

    1. Climbing Bags

    Selain rucksack beragam jenis, kini muncul tas climbing yang cocok untuk pendakian ekstrem. Eiger mengeluarkan tipe tas ini dengan ukuran 50 liter. Tas itu memiliki roll top fastener dari bahan tali webbing yang kuat. Pemakainya bisa menenteng tas tersebut menggunakan tali ini tanpa takut jebol.

    Pada bagian bawah, disematkan pita kait untuk menggantung peralatan climbing. Sedangkan bagian belakang, tas ini menggunakan sistem air flow yang berfungsi sebagai sirkulasi udara. Jadi tas tidak akan lembab terkena hujan atau keringat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terselip Dissenting Opinion dalam Keputusan MK Menolak Uji Formil UU KPK

    Mahkamah Konsituti menolak permohonan uji formil UU KP. Seorang hakim memberikan dissenting opinion dalam keputusan itu.