Sabtu, 26 Mei 2018

Pesta Rakyat Kian Marak, dari Tangerang hingga Pematang Siantar

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Puluhan warga tua, muda dan anak-anak bergotong royong memanen padi, pada rangkaian pesta adat Katto Bokko Kerajaan Adat Marusu di Kelurahan Baju Bodoa, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. ANTARA

    Puluhan warga tua, muda dan anak-anak bergotong royong memanen padi, pada rangkaian pesta adat Katto Bokko Kerajaan Adat Marusu di Kelurahan Baju Bodoa, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Geliat industri wisata berbagai daerah kian bergairah. Selain mengembangkan lokasi wisata, baik yang sudah ada atau pun pembangunan baru, berbagai kegiatan lokal bersifat tradisi seperti pesta rakyat juga mulai dikemas apik. Tujuannya agar bisa menarik minat wisatawa

    Berikut beberapa tradisi lokal atau rekayasa baru yang dirancang untuk menarik para pelancong datang.

    1. Pesta Rakyat Pematang Siantar

    Pemerintah Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, menggelar pesta rakyat selama satu minggu, 23-28 April 2018. Kegiatan itu digelar dalam rangka memperingati HUT Ke-147 tahun 2018.

    Wali Kota Pematangsiantar Hefriansyah membuka kegiatan bertajuk Festival Semarak Budaya Siantar dan permainan khas nusantara, di Lapangan Haji Adam Malik, Senin, 23/4. Ratusan pelajar tingkat sekolah dasar mengikuti perlombaan permainan tradisional anak-anak, seperti engklek, lari pakai batok kelapa, galasodor atau cakbur, enggrang dan patok lele.

    Pesta rakyat juga dimeriahkan aksi para penggiat seni yang menampilkan cerita-cerita rakyat beberapa etnik dan drama musikal kerakyatan.

    Kegiatan diadakan di tiga ruang publik, yakni Lapangan Haji Adam Malik, Lapangan Merdeka dan parkiran pariwisata yang lokasinya saling berdekatan dan berada di pusat kota. (KR-WRS).

    1. Tradisi Murok Jerami di Bangka Belitung

    Tradisi "Murok Jerami" atau makan bersama adalah upacara perwujud rasa syukur atas melimpahnya panen raya padi di Desa Namang, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Acara ini sudah dlaksanakan Senin, 23/4.

    Pemerintah setempt bemaksud mengemas acara ini agar bisa menjadi bagian agenda wisata tahunan setempat. "Kegiatan Murok Jerami ini akan kami kemas dengan baik, lebih kreatif dan inovatif namun tidak menghilangkan nilai budayanya,” kata Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Bangka Tengah Zainal di Koba, Senin, 23/4.

    Tahun depan kegiatan murok jerami tidak hanya melibatkan masyarakat lokal tetapi juga mengundang masyarakat dari kabupaten lainnya di Bangka Belitung."Tujuannya tidak lain agar tradisi ini benar-benar terlestarikan dan tidak hilang seiring perputaran zaman," ujar Zainal.

    Kegiatan murok jerami tidak hanya melaksanakan ritual murok (menggiling padi) tetapi diikuti sejumlah kegiatan kesenian tradisional. "Tahun ini sudah kami mulai, tidak hanya menonjolkan ritual murok jeraminya saja tetapi juga kegiatan festival kesenian tradisional.”

    1. Festival Religi Tangerang

    Pemerintah Kota Tangerang Selatan giat mengembangkan destinasi wisata di berbagai sektor, termasuk menggelar Festival Religi. “Perhelatan ini merupakan bentuk pelestarian budaya Betawi yang dilakukan oleh warga Lengkong," kata Kepala Dinas Parwisiata setempat Djudianto di Pusat Pemerintahan Kota Tangsel di Ciputat, Senin, 23/4.

    Dari festival tersebut ada beberapa acara yang diselenggarakan. Misalnya tausiyah, marawis, parade silat, pasar kuliner, gambang kromong serta gambus. Djudianto menjelaskan festival religi ini merupakan potensi wisata di Kota Tangsel. Pemerintah bertelad terus melakukan pelestarian dan pengembangan, agar menjadi ciri khas dari kota yang baru berusia 9 tahun ini.

    Selain festival religi, Kota Tangsel juga akan mengembangkan Pesta Kuliner di Situ Parigi, Pondokaren.

    ANTARA

    Artikel lain: Pekan Budaya India di Malang, Menyajikan Kuliner hingga Film


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Daftar Lengkap Tim Piala Thomas dan Uber Indonesia 2018

    Persatuan Bulu Tangkis Indonesia mengumumkan tim Indonesia yang akan berlaga di Piala Thomas dan Uber, digelar di Bangkok, Thailand, 20-27 Mei 2018.