Produk Kopi Instan Indonesia Berkibar di Pameran Kyrgyzstan

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung stand Indonesia di Kava, Caj Cokolada Festival 2017, Bratislava, Slovakia, 19 November 2017. (KBRI Bratislava)

    Pengunjung stand Indonesia di Kava, Caj Cokolada Festival 2017, Bratislava, Slovakia, 19 November 2017. (KBRI Bratislava)

    TEMPO.CO, Jakarta - Masyarakat Kyrgyzstan berminat terhadap produk kopi instan asal Indonesia karena dinilai memiliki rasa unik. Aromanya pun dinilai unik dan jarang ditemukan di negara tersebut.

    Antusiasme masyarakat Kyrgyzstan terlihat saat KBRI Tashkent mempromosikan kopi pada Food Expo di Bishkek, Kyrgyzstan, yang berlangsung 17-19 April lalu.  Demikian rilis yang dikeluarkan KBRI Tashkent, Senin, 23/4.

    KBRI menggandeng PT Mayora (produsen produk kopi dan makanan ringan) saat mempromosikan produk makanan dan minuman Indonesia pada pameran dimaksud.

    Beberapa pengusaha Kyrgyzstan yang mengunjungi stand mengutarakan ketertarikan menjadi distributor produk kopi instan tersebut ke pasar Kyrgyzstan. Ketertarikan tersebut telah ditindaklanjuti perwakilan PT Mayora dengan pembicaraan lanjutan.

    Beragam produk makanan dan minuman yang ditampilkan seperti kopi instan, biskuit, cokelat, maupun permen kopi menarik minat para pengunjung. Mereka melihat dan mencoba sampel produk-produk yang ditampilkan.

    Pameran Food Expo Kyrgyzstan merupakan pameran produk dan industri makanan terbesar di Kyrgyzstan. Pameran tahun ini dikunjungi lebih dari 3500 orang dan diikuti 40 eksibitor dari 8 negara.

    Negara yang berpartisipasi adalah Rusia, Belarus, Indonesia, Uzbekistan, Jerman, China, Kazakhstan dan Kyrgyzstan. Keikutsertaan dalam pameran ini merupakan salah satu upaya mencari peluang pasar baru bagi produk kopi Indonesia.

    ANTARA

    Artikel lain: Lima Fakta Tentang Kima di Kepulauan Derawan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berjemur dan Dampak Positifnya Bagi Mata

    Mata merupakan jendela dunia. Penggunaan gawai yang berlebihan bisa berbahaya. Oleh karena itu kita harus merawatnya dengan memperhatikan banyak hal.