Pendaki Gunung Rinjani Tewas Sewaktu Turun Pendakian

Salah satu pemandangan pendakian Gunung Rinjani melalui jalur Torean, Lombok, (20/10). Tidak banyak pendaki lewat jalur ini karena tidak ada angkutan umum, hanya ojek dan truk yang melintas di sana. TEMPO/Tony Hartawan

TEMPO.CO, Mataram - Korban tewas akibat pendakian Gunung Rinjani sebulan setelah dibukanya musim pendakian April 2018, menimpa siswa kelas 3 SMA Negeri 8 Mataram, Fahrurozi, 19 tahun. Dia tewas di perjalanan turun dari Gunung Rinjani, Sabtu 21 April 2018 pukul 13.00 WITA. Dia diduga mengalami gangguan kesehatan akibat penyakit asma yang dideritanya. Pukul 19.30 WITA, jenazah korban sudah tiba di rumah duka Punia Sabat Mataram.

Fahrurozi mengeluh sakit sewaktu dalam perjalanan dari Pos III ke Pos II yang berjarak sekitar enam kilometer atau waktu tempuh empat jam ke pintu masuk di Sembalun.
Kepala Taman Nasional Gunung Rinjani Sudiyono Hardjo Puspito menjelaskan kepada Tempo, korban bersama tujuh orang kawannya di antaranya tiga orang sesama pelajar SMAN 8 Mataram, selesai menjalani ujian akhir. ''Mereka melakukan pendakian secara legal,'' kata Sudiyono.

Baca juga: Misteri 7 Puncak Penyesalan di Jalur Pendakian Gunung Rinjani

Fahrurozi alias Ojik beserta tujuh orang temannya antara lain Andre Yani, Zulkifli, Aldi, Zail, Ilham, Gilang, dan Wiwin melalui pos dan membayar retribusi dan asuransi. ''Jadi korban menerima santunan termasuk digunakan untuk evakuasinya,'' kata Sudiyono. Dia menyebutkan berdasar penuturan keluarganya, Fahrurozi di kesehariannya tidak tahan kipas angin dan udara dingin.

Mereka melakukan pendakian melalui Sembalun jalur pendakian Bawak Nao dengan program pendakian tiga malam. Sabtu 21 April, mereka kembali turun menuju Sembalun, di tengah perjalanan antara pos 3 dan pos 2, tiba-tiba Ojik mengalami keram disertai menggigil, sehingga petugas pendakian yang ada di pos Pelawangan dan pos 2 memberikan informasi ke kantor TNGR Resort Sembalun.

Dari Pos TNGR mengirimkan tim medis yaitu Dokter Dedi dan perawat Muslihadi. Setelah sampai pos 2 korban sempat diberikan pertolongan pertama, namun jiwa korban tidak bisa tertolong. Menurut dokter Dedi dari Puskesmas Sembalun, dia mendapati kondisi Ojik sudah dalam keadaan henti jantung dan denyut nadi tidak ada. Dia melakukan tindakan pompa jantung, dan sekitar 30 detik kemudian nyawanya tidak tertolong.

Artikel Lain: Kawasan Geopark Rinjani Akan Diperluas hingga Mandalika






Pekan Depan Mau Mendaki Gunung? 5 Peralatan Ini Wajib Dibawa Pendaki Gunung

18 hari lalu

Pekan Depan Mau Mendaki Gunung? 5 Peralatan Ini Wajib Dibawa Pendaki Gunung

Faktor keselamatan tidak boleh diabaikan oleh para pendaki gunung, salah satunya wajib membawa peralatan yang dibutuhkan.


Pembangunan Kereta Gantung di Gunung RInjani, Groundbreaking 17 Desember

42 hari lalu

Pembangunan Kereta Gantung di Gunung RInjani, Groundbreaking 17 Desember

Pembangunan kereta gantung di Gunung Rinjani akan dibiayai oleh investor asal Cina.


Kereta Gantung di Gunung Rinjani, Permudah Orang Tua Menikmati Keindahan Tanpa Harus Mendakinya

1 Oktober 2022

Kereta Gantung di Gunung Rinjani, Permudah Orang Tua Menikmati Keindahan Tanpa Harus Mendakinya

Pembangunan lintasan kereta gantung ke kawasan Rinjani ini menjadi salah satu lintasan terpanjang di dunia.


6 Spot Wisata Alam di Indonesia yang Terkenal Memanjakan Mata

12 September 2022

6 Spot Wisata Alam di Indonesia yang Terkenal Memanjakan Mata

Spot wisata alam tersebar dari Barat hingga Timur Indonesia, ada di gunung, danau, hingga lautan.


Turis Israel Tewas di Indonesia, Jatuh Saat Sedang Selfie di Gunung Rinjani

22 Agustus 2022

Turis Israel Tewas di Indonesia, Jatuh Saat Sedang Selfie di Gunung Rinjani

Seorang turis asal Israel tewas saat mendaki Gunung Rinjani. Ia masuk ke Indonesia dengan menggunakan paspor Portugal.


Tim Evakuasi Alami Kesulitan, Jasad Pendaki Portugis Masih Berada di Jurang Gunung Rinjani

22 Agustus 2022

Tim Evakuasi Alami Kesulitan, Jasad Pendaki Portugis Masih Berada di Jurang Gunung Rinjani

Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani Dedy Asriadi mengatakan, pendaki Portugis itu jatuh ke jurang sekitar 185 meter dari puncak.


Program Zero Waste Trekker, Upaya Perempuan Pencinta Alam Selamatkan Gunung Rinjani

13 Agustus 2022

Program Zero Waste Trekker, Upaya Perempuan Pencinta Alam Selamatkan Gunung Rinjani

Para pendaki perempuan ini akan dikenalkan dengan lingkungan Gunung Rinjani dan kondisi lapangan untuk membuat terobosan penanganan sampahnya.


Gunung Kerinci hingga Gunung Prau jadi Pilihan Merayakan Hari Kemerdekaan

3 Agustus 2022

Gunung Kerinci hingga Gunung Prau jadi Pilihan Merayakan Hari Kemerdekaan

Mendaki gunung hingga sampai ke puncak diibaratkan sebagai perjuangan para pahlawan untuk membebaskan negara dari penjajah dan merdeka.


Kuota Pendakian Gunung Rinjani Dibuka Normal Seratus Persen Mulai 27 Juli 2022

22 Juli 2022

Kuota Pendakian Gunung Rinjani Dibuka Normal Seratus Persen Mulai 27 Juli 2022

Soal kebersihan, Budi mengatakan, banyak pendaki Gunung Rinjani yang belum disiplin membawa kembali sampahnya.


Ritual Tiga Tahunan Ngayu-ayu di Masyarakat Sasak untuk Merawat Tanah Sembalun

17 Juli 2022

Ritual Tiga Tahunan Ngayu-ayu di Masyarakat Sasak untuk Merawat Tanah Sembalun

Ia menuturkan, ritual ngayu-ayu ini dulu biasa dilakukan para leluhur untuk memutus mata rantai hama padi beras merah.