Museum Purbakala Akan Dibangun di Gunung Kidul

Reporter:
Editor:

Rezki Alvionitasari

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ratusan umat Hindhu dari seluruh Pura di Yogyakarta berjalan dengan membawa gunungan berisi hasil bumi menuju Pura Segara Ukir Pantai Ngobaran, Gunung Kidul, Yogyakarta untuk melangsungkan Upacara Melasti, Gunung Kidul, Yogyakarta, 22 Februari 2016. Upacara Melasti biasanya diawali arak-arakan Pratima dengan gunungan yang diiringi seni jathilan, tetabuhan seni tektek. TEMPO/Pius Erlangga

    Ratusan umat Hindhu dari seluruh Pura di Yogyakarta berjalan dengan membawa gunungan berisi hasil bumi menuju Pura Segara Ukir Pantai Ngobaran, Gunung Kidul, Yogyakarta untuk melangsungkan Upacara Melasti, Gunung Kidul, Yogyakarta, 22 Februari 2016. Upacara Melasti biasanya diawali arak-arakan Pratima dengan gunungan yang diiringi seni jathilan, tetabuhan seni tektek. TEMPO/Pius Erlangga

    TEMPO.CO, Jakarta – Gunung Kidul, sebuah kabupaten di Yogyakarta, yang belakangan naik daun karena wisata pantai dan gua-guanya, sebentar lagi bakal memiliki museum benda purbakala. Dinas kebudayaan kabupaten setempat kini tengah berencana membangunnya.

    “Banyak peninggalan bersejarah ditemukan di Gunung Kidul,” kata Kepala Dinas Kebudayan Gunung Kidul Agus Amtono di Gunung Kidul, Kamis, 19 April 2018. Selama ini, kata dia, benda-benda itu dititipkan di berbagai museum seperti di Wonogiri, Jawa Tengah. Beberapa juga diletakkan di Badan Pelestarian Cagar Budaya Yogyakarta.

    Baca juga: Taman Batu Gunung Kidul Dikembangkan Jadi Geosite

    Museum benda purbakala Gunung Kidul rencananya dibangun di Siono, Kecamatan Playen. Di kawasan tersebut terdapat komplek taman budaya. Museum itu bakal dibangun berdampingan dengan taman itu.

    Dengan adanya museum, benda-benda purbakala akan terawat dengan baik. Ibaratnya seperti orang yang menyimpan bendanya sendiri.

    Ketua Dewan Kebudayaan Gunung Kidul C. B. Supriyanto berharap keberadaan museum akan memberi dampak baik bagi kondisi pariwisata edukasi di kabupaten itu. Selain itu, museum juga bisa menarik minat wisatawan untuk datang ke Gunung Kidul.

    ANTARA

    Artikel Lain: Pelancong di Pantai Gunung Kidul Diimbau Taati Aturan Keamanan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.