Selasa, 13 November 2018

Kapal Pesiar Super Star Libra Kembali Sandar di Kuala Tanjung

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Kapal Pesiar

    Ilustrasi Kapal Pesiar

    TEMPO.CO, Kuala Tanjung - Kapal pesiar yang membawa wisatawan mancanegara kembali bersandar di Pelabuhan Kuala Tanjung, Kabupaten Batubara, Sumatera Utara, Kamis dinihari sekitar pukul 04.00 WIB.

    Kapal Cruise Super Star Libra tersebut melabuhkan jangkar di Pelabuhan Kuala Tanjung yang sedang dalam proses pemabngunan. Kedatangan wisatawan mancanegara tersebut disambut tim Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) yang memfasilitasi kunjungan mereka ke Danau Toba.

    Dirut BPODT Arie Prasetyo mengatakan kedatangan kapal pesiar itu menjadi sinyal positif bagi sektor kepariwisataan di Sumatera Utara, khususnya Danau Toba. "Ini menandakan pihak manajemen kapal pesiar Super Star Libra puas akan kunjungan pertama kemarin. Baik itu infrastruktur maupun destinasi yang ada di Sumatera Utarat," kata dia.

    Kapal pesiar yang memiliki panjang 216 meter dan draft 7,15 meter itu pernah berlabuh di Pelabuhan Kuala Tanjung pada 5 April lalu. Itu kedatangan perdana mereka.

    Menurut Arie Prasetyo, Pelabuhan Kuala Tanjung menarik untuk berlabuh bagi kapal berukuran besar yang biasanya membutuhkan kedalaman minimal sembilan meter. "Draf kedalaman di sini cukup ideal, mencapai 16 meter.”

    Manajemen kapal pesiar Cruise Super Star Libra memilih Pelabuhan Kuala Tanjung karena aman dan mudah dalam navigasi, terutama ketika ingin melabuhkan jangkar.

    Dari segi geografis, Pelabuhan Kuala Tanjung juga strategis karena jaraknya lebih dekat ke Danau Toba dan tidak terlalu jauh dari Kota Medan.  "Manajemen Star Cruise sudah lama melakukan survei dan tertarik dengan Danau Toba. Kita berharap lebih rutin dan lebih banyak kapal lebih besar yang bersandar di sini," kata Arie.

    BPODT memberikan insentif dan dukungan bagi wisatawan mancanegara tersebut untuk mengunjunigi Danau Toba bekerja sama dengan agen travel. Untuk mengangkut turis disiapkan tiga bus, satu diantarnya berupa "premium coach" untuk wisatawan asal Malaysia.

    Sedangkan dua bus lagi akan digunakan tamu-tamu kapal pesiar Star Cruise yang juga akan mengunjungi Danau Toba. "Pelabuhan Kuala Tanjung sudah siap menjadi hub internasional," kata Arie.

    Dalam tour tersebut, BPODT membawa wisatawan mancanegara menikmati hutan karet di sekitar Danau Toba,. Setelah istirahat di Inna Parapat, wisatawan itu dibawa menyeberang ke Samosir.

    Setelah berkunjung ke makam Raja Sidabutar di Tomok dan belanja souvenir lokal, wisatawan dibawa kembali ke Pelabuhan Kuala Tanjung.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lion Air JT - 610, Kecelakaan Pesawat Nomor 100 di Indonesia

    Jatuhnya Lion Air nomor registrasi PK - LQP rute penerbangan JT - 610 merupakan kecelakaan pesawat ke-100 di Indonesia. Bagaimana dengan di dunia?