Anang dan Ashanty Turut dalam Keriaan Festival Pesona Tambora

Reporter:
Editor:

Rezki Alvionitasari

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tarian kolosal Rai Saidah diikuti oleh 110 penari pria dan penari wanita. Tarian ini menceritakan dasyatnya letusan Gunung Tambora yang menghancurkan tiga kerajaan yaitu Pekat, Sanggar, dan Tambora. TEMPO/Eko Siswono

    Tarian kolosal Rai Saidah diikuti oleh 110 penari pria dan penari wanita. Tarian ini menceritakan dasyatnya letusan Gunung Tambora yang menghancurkan tiga kerajaan yaitu Pekat, Sanggar, dan Tambora. TEMPO/Eko Siswono

    TEMPO.CO - Mataram - Anang Hermansyah beserta istri dan anaknya, Ashanty dan Aurel memeriahkan puncak acara Festival Pesona Tambora yang berlangsung di Pantai Sarae Duha, lereng Gunung Tambora di Kabupaten Dompu, Rabu, 11 April 2018.

    Mereka menghibur puluhan ribu warga yang datang dari Kota Dompu dan sekitarnya yang berjarak 50 kilometer. Anang dan Ashanty menyanyikan lagu Jodohku. Selain bernyanyi, Anang juga bicara tentang pariwisata.

    Baca jugaRatusan Rider Berbagai Komunitas Konvoi Menuju Gunung Tambora

    "Ini bisa menjadi kawasan wisata dunia. Kalau tertib, wisatawan senang,'' ujar Anang. Dia berharap lebih banyak wisatawan yang datang ke kawasan Tambora.

    Anang, Ashanty, dan Aurel melakukan perjalanan darat selama 11 jam dari Lombok sejak di Lombok International Airport, Selasa malam, 10 April 2018. Selama perjalanan Anang banyak bertanya tentang riwayat meletusnya Tambora kepada Staf Dinas Pariwisata Nusa Tenggara Barat, Idham.

    Gunung Tambora meletus pada 11 April 1815. Acara peringatan 200 Tahun meletusnya Tambora diadakan pada 11 April 2015 dan diramaikan dengan Festival Tambora. Acara ini dihadiri Presiden Joko Widodo yang meminta acara serupa terus terselenggara untuk kebangkitan pariwisata pendakian Tambora.

    Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Esthy Reko Astuty meminta dilakukan pengembangan digital tourism. Ini untuk mengatasi keterbatasan akomodasi dan perluasan promosii. "Target tahun ini 20 juta wisatawan," ucapnya.

    Baca jugaPeringati Letusan Gunung Tambora, Pendaki Akan Bentangkan Bendera

    SUPRIYANTHO KHAFID (Mataram)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.