Beberapa Fakta Menarik Mengenai Umrah Backpacker

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Umat Muslim berada di puncak Jabal An Nur saat menjalankan ibadah Haji di kota suci Mekkah di Arab Saudi, 28 Agustus 2017. REUTERS

    Umat Muslim berada di puncak Jabal An Nur saat menjalankan ibadah Haji di kota suci Mekkah di Arab Saudi, 28 Agustus 2017. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Tren umrah mandiri atau lebih popular disebut umrah backpacker mulai populer sejak empat tahun terakhir. Para pelaku umrah backpacker punya banyak trik untuk menekan biaya serendah mungkin agar tak hanya berziarah ke Mekah dan Madinah, tapi juga bisa melanjutkan berlibur ke Paris, Istanbul, dan kota-kota lain.

    Umrah Backpacker bisa lebih murah, karena aneka tetek-bengek perjalanan, seperti agenda, pembelian tiket, pengurusan dokumen, hingga pemesanan tiket dan katering, dilakukan bersama-sama oleh para anggota rombongan

    Baca juga: Beribadah dan Wisata Murah Meriah ala Umrah Backpacker

    Jika dihitung di atas kertas, ongkos perjalanan ibadah umrah backpacker sebetulnya hampir setara dengan ongkos umrah reguler melalui agen, yakni Rp 30 jutaan. Tapi, dengan besaran biaya yang sama itu, anggota jemaah umrah mandiri bisa mendapatkan “bonus” lebih banyak.

    Bonus itu berupa pelesir ke banyak negara di wilayah Timur Tengah atau Eropa. Pada paket reguler, seorang anggota rombongan harus membayar Rp 40-50 juta jika ingin mendapatkan paket wisata tambahan ke negara lain. Berikut beberapa fakta mengenai umrah backpacker ini.

    Pilihan Rute Perjalanan Umrah

    1. Jakarta-Kuala Lumpur-Madinah-Mekah

    (Rata-rata lebih murah Rp 2-3 juta dibanding terbang langsung dari Jakarta).

    1. Jakarta-Jeddah-Madinah-Mekah


    Durasi:
    7-9 hari

    Biaya per orang: +/- Rp 20 juta, mencakup:

    • Tiket pesawat
    • Penginapan (maksimal bintang 3)
    • Katering
    • Transportasi (bus)
    • Pemandu

     

    Destinasi Wisata Favorit Pasca-Umrah     

    • Prancis
    • Jerman
    • Swiss
    • Belgia
    • Italia
    • Spanyol
    • Turki
    • Yordania

    Durasi: 5-7 hari (1 hari per kota)

    Biaya per orang: +/- Rp 10 juta (untuk 3-5 negara), mencakup:

    • Tiket pesawat (promo)
    • Penginapan (losmen/hostel)
    • Transportasi wisata
    • Pemandu

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.