Singkawang Mencari Pawang yang Bisa Menangkap 4 Buaya di Sungai

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga menyaksikan seekor buaya liar yang terjerat sampah ban bekas sepeda motor di Palu, Sulawesi Tengah, 29 Desember 2017.  Satwa dilindungi dengan panjang sekitar empat meter itu sudah terjerat ban selama lebih dari 468 hari atau lebih dari satu tahun tiga bulan. ANTARA

    Warga menyaksikan seekor buaya liar yang terjerat sampah ban bekas sepeda motor di Palu, Sulawesi Tengah, 29 Desember 2017. Satwa dilindungi dengan panjang sekitar empat meter itu sudah terjerat ban selama lebih dari 468 hari atau lebih dari satu tahun tiga bulan. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie memerintahkan penjabat Sekretaris Daerah mencari pawang guna menangkap empat ekor buaya yang meresahkan warga di tepian sungai. Surat perintah sudah ia turunkan sebulan lalu, "Tetapi sampai sekarang belum ada pawang yang direkomendasikan kepada saya," kata dia di Singkawang, Jumat, 6 April 2018.

    Tjhai sudah banyak menerima laporan warga mengenai empat buaya yang berkeliaran di sungai Singkawang, lengkap dengan foto-foto binatang perairan itu. "Tentu ini menjadi sebuah ancaman bagi warga sekitar sungai," ucapnya.

    Baca juga: Buaya Muara Seberat 200 Kg Dievakuasi dari Rumah Warga di Bogor

    Pawang dibutuhkan untuk menangkap dan memindahkan buaya tersebut. Tjhai tidak mau aparat baru bertindak setelah ada korban.

    Menurut rencana, kata dia, buaya-buaya itu akan dipindahkan ke tempat penangkaran yang jauh dari permukiman penduduk. "Jadi kami tidak bermaksud mematikan,” ujarnya.

    Di samping menggunakan pawang, upaya lain yang dilakukan adalah meminta bantuan Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian RI, dan SAR. Dia berharap hal tersebut bisa dilakukan secepatnya.

    Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak Hery Marantika menyatakan siap membantu. "Yang penting, kita selalu berkoordinasi bagaimana satu tim ini bisa memindahkan buaya tersebut," ucapnya.

    Hery menuturkan akan menyiapkan peralatan yang dibutuhkan dalam operasi ini.

    ANTARA

    Artikel lain: Ini Penyebab Kunjungan Turis Cina dan India ke Indonesia Meningkat


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.