Senin, 17 Desember 2018

Masjid Agung Moskow dan Masjid-masjid Rusia untuk Wisata Religi

Reporter:
Editor:

Rezki Alvionitasari

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengunjungi Masjid Agung Moskow disela-srla kunjungannya ke Rusia, 12 Maret 2018. Dalam kunjungan ini Retno ingin menyampaikan pesan agar masyarakat menyebarluaskan perdamaian. Foto: Kementrian Luar Negeri

    Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengunjungi Masjid Agung Moskow disela-srla kunjungannya ke Rusia, 12 Maret 2018. Dalam kunjungan ini Retno ingin menyampaikan pesan agar masyarakat menyebarluaskan perdamaian. Foto: Kementrian Luar Negeri

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengunjungi Masjid Agung Moskow atau Moscow Cathedral Mosque di sela-sela kunjungannya ke Rusia, Selasa, 13 Maret 2018.

    Masjid agung ini tercatat sebagai masjid terbesar di kota Moscow, Rusia, dan menjadi masjid terbesar kedua di Rusia setelah masjid Salawat Yulayev, yang dibangun di kota Ufa. Tinggi menara masjid ini 72 meter dan tinggi kubah utamanya 46 meter. Sebelum dipugar, ukuran masjid ini belum seperti sekarang.

    Baca juga: Cerita Hadirnya Masjid Agung Moscow Berkubah Emas di Rusia

    Rusia memiliki masjid-masjid bersejarah yang juga jadi destinasi wisata religi. Selain Masjid Agung Moscow, di Rusia juga ada Masjid Qolsharif yang terletak di Kazan. Nama masjid ini diambil salah satu pekerja di sana, Qolsarif. Arsitekturnya merupakan perpaduan antara unsur modern dan tradisional.

    Berikutnya adalah Masjid Sankt-Peterburg di pusat kota St Petersburg. Masjid yang didirikan pada 1913 ini mempunyai kubah dengan tinggi 39 meter. Ada juga masjid Masjid Akhmad Kadyrov atau Masjid Central Dome Grozny yang terletak di Grozny, ibukota Chechnya.

    Dari Wikipedia, nama masjid ini diambil dari nama mendiang presiden dan tokoh spiritual Chechen yang terbunuh pada tahun 2004 lalu. Dia juga adalah ayah dari presiden Chechnya, Ramzan Kadyrov yang meresmikan Masjid Akhmad Kadyrov pada 17 Oktober 2008.

    Wisatawan juga bisa berjalan-jalan ke Masjid Marcani yang juga disebut al-Marjani. Masjid yang berada di Kazan ini dibangun tahun 1766-1770 oleh pemerintahan Katarina dan sumbangan penduduk kota.

    Masjid ini terletak di Distrik Tatar Lama, di tepi danau Qaban. Masjid Marcani bertingkat dua dan memiliki dua ruangan. Interiornya dirancang dalam gaya Baroque Petersburg. Nama masjid ini berasal dari pelajar Tatar ihabetdin Märcani, yang bekerja sebagai imam sejak 1850.

    Simak artikel lainnya seputar destinasi wisata di Tempo.co.

    REZKI

    Artikel Lain: Wisata Religi di Islamic Center NTB


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fintech Lending, Marak Pengutang dan Pemberi Utang

    Jumlah lender dan borrower untuk layanan fintech lending secara peer to peer juga terus bertumbuh namun jumlah keduanya belum seimbang.