Senin, 25 Juni 2018

Menu Makan Malam ala Thailand yang Halal di Seminyak, Bali

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menu chrispy wholr piece, yakni gurami goreng krispi, yang disajikan di Restoran Som Chai, Seminyak, Bali, awal Februari 2018. Tempo/Francisca Christy Rosana

    Menu chrispy wholr piece, yakni gurami goreng krispi, yang disajikan di Restoran Som Chai, Seminyak, Bali, awal Februari 2018. Tempo/Francisca Christy Rosana

    TEMPO.CO, Bali - Som Chai, restoran ala Thailand, terhitung sebagai salah satu restoran yang menyediakan menu halal di Bali. Meski menu-menunya banyak diadaptasi dari Negeri Gajah Putih, koki restoran ini meracik sebagian besar makanannya dengan bumbu-bumbu yang bisa dikonsumsi semua kalangan.

    Malam itu, awal Februari 2018, crispy whole piece, pannang curry, dan grilled prawn and pamelo mendarat di meja. “Ini semua halal,” kata Mayang, dari pihak restoran, saat ditemui di Som Chai, Jalan Kerobokan, Seminyak, Bali.

    Tak cuma halal, aneka ragam masakan khas Thailand ini sudah disesuaikan dengan lidah orang Indonesia. Pannang curry misalnya. Kari sapi yang dimasak dengan campuran santan kental itu diolah dengan rempah-rempah yang tak terlalu kuat.

    Hal ini dilakukan untuk menghindari tamu enek saat menyantap menu yang memang sudah berbumbu mlekoh.

    Adapun crispy whole piece, gurami yang digoreng garing, dimasak dengan tambahan kriuk. Kriuk didatangkan sebagai pelengkap saat menyantap menu utama. Perannya tentu menggantikan kerupuk, pelengkap makanan tambahan kesukaan orang Indonesia.

    Ada juga sentuhan rasa jahe pada menu crispy whole piece, yang membuat tenggorokan hangat selepas menyantapnya.

    Makan malam halal ala Thailand di Som Chai diakhiri dengan santapan menu panggang-panggangan, yakni grilled prawn and pamelo. Grilled prawn and pamelo adalah udang yang dipanggang dengan kematangan well done. 

    Perasan jeruk nipis ditambahkan setelah udang kelar dipanggang. Jeruk nipis membuat aroma kulit udang jauh dari amis.

    Atmosfer Thailand tak hanya muncul dari menu-menu berbahan lokal Negeri Gajah Putih yang berempah. Interior restoran ini pun digubah bergaya fine dining khas negeri asalnya.

    Misalnya aksen emas pada pintu dan tiang-tiang, juga kombinasi material yang didominasi warna-warna emas, kuning, dan hitam.

    Meski berkonsep fine dining, restoran yang baru dibuka akhir 2017 itu tak cuma menyediakan menu makan malam. “Kami juga menyediakan menu lunch (makan siang),” ujar Mayang. 

    Som Chai buka mulai jam makan siang hingga pukul 01.00 Wita. Menu di restoran ini dibanderol berkisar Rp 70-190 ribu.

    Artikel lain: Bernostalgia di 3 Kedai Es Krim Italia Tempoe Doeloe


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Pelatih Paling Mahal di Piala Dunia 2018

    Ini perkiraan jumlah gaji tahunan para pelatih tim yang lolos Piala Dunia 2018.