Museum di St Petersburg Simpan Aneka Foto dan Kerajinan Indonesia

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang wisatawan asing melihat benda kerajinan di salah satu stand dalam acara Crafina 2016 di JCC, Senayan, Jakarta, 29 Oktober 2016. Crafina 2016 menampilkan 1.000 produk kerajinan khas Indonesia seperti busana, tas, perhiasan, hijab, sepatu, lukisan, dan produk lainnya. TEMPO/Fajar Januarta

    Seorang wisatawan asing melihat benda kerajinan di salah satu stand dalam acara Crafina 2016 di JCC, Senayan, Jakarta, 29 Oktober 2016. Crafina 2016 menampilkan 1.000 produk kerajinan khas Indonesia seperti busana, tas, perhiasan, hijab, sepatu, lukisan, dan produk lainnya. TEMPO/Fajar Januarta

    TEMPO.CO, Jakarta -Museum of Anthropology and Ethnography di St Petersburg, Rusia,  menyimpan sejumlah foto dan kerajinan berbagai daerah di Indonesia. Foto maupun kerajinan itu dikumpulkan oleh seorang warga Rusia yang pernah di Indonesia sejak tahun 1920.

    “Saat ini benda-benda koleksi tersebut masih ada di Museum Kunstkamera," kata Galina Estrina, seorang Indonesianis warga Rusia, kepada Duta Besar RI untuk Federasi Rusia dan Republik Belarusia, M Wahid Supriyadi pada 27 Februari 2018.

    Galina Estrina mengatakan, koleksi foto dan kerajinan itu merupakan peninggalan dari kakek dan neneknya: Aleksander Estrin dan Anna Smotristskaya. Keduanya tinggal di Indonesia seperempat abad sebelum Indonesia meredeka yakni pada awal tahun 1920.

    Sekembalinya ke Rusia, mereka membawa lebih dari 1.500 koleksi foto-foto dan benda-benda kerajinan dari berbagai wilayah Indonesia. Ada yang berasal dari Jawa, Buru, Seram, Bali, Sumatera, Maluku, Sulawesi, juga Lombok.

    ADVERTISEMENT

    Aleksander Estrin memberikan koleksinya itu Museum of Anthropology and Ethnography di St. Petersburg. Selama bertahun-tahun, museum memamerkan koleksi mereka. Namun kini tidak lagi dipamerkan, kata Estrina, "karena keterbatasan tempat."

    Estrina menceritakan semua itu dalam acara pertemuan 40 Indonesianis warga Rusia di Wisma Duta KBRI Moskow, 27 Februari 2018 lalu.

    PURWANI DYAH PRABANDARI

    Artikel lain: Aplikasi Go Kelotok Dorong Wisata Jelajah Sungai Martapura


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pujian dan Kado Menghujani Greysia / Apriyani, dari Sapi hingga Langganan Berita

    Indonesia hujani Greysia / Apriyani dengan sanjungan dan hadiah. Mulai dari sapi, emas sungguhan, sampai langganan produk digital. Dari siapa saja?