Dua Dermaga Dibangun di Taman Nasional Komodo

Reporter:
Editor:

Rezki Alvionitasari

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung berwisata di Pantai Pink, Kawasan Taman Nasional Komodo, Manggarai Barat, NTT, 24 Mei 2016. ANTARA/Wahyu Putro A

    Pengunjung berwisata di Pantai Pink, Kawasan Taman Nasional Komodo, Manggarai Barat, NTT, 24 Mei 2016. ANTARA/Wahyu Putro A

    TEMPO.CO, Kupang - Kepala Taman Nasional Komodo Budi Kurniawan mengatakan, pihaknya sedang mempersiapkan pembangunan dua dermaga jeti, di Pantai Pink dan Pulau Padar Selatan, yang berada dalam kawasan wisata unggulan itu.

    "Pembangunan jeti ini, sementara kami siapkan. Target selesai pada September, sebelum pertemuan tahunan IMF-Bank Dunia, di Bali, pada Oktober 2018," katanya saat dihubungi, Selasa, 27 Februari 2018.

    Baca juga: Taman Nasional Komodo Memiliki Terumbu Karang Terbaik di Dunia

    Menurut dia, pembangunan jeti itu untuk mendukung aktivitas wisatawan yang berkunjung ke dua titik wisata dalam kawasan wisata Taman Nasional Komodo. Kedua objek wisata ini pasti menjadi incaran para tamu dari berbagai negara, yang terlibat dalam pertemuan tahunan IMF-Bank Dunia di Bali pada Oktober mendatang.

    "Salah satunya juga sebagai tempat tambatan kapal-kapal wisata ataupun yacht (kapal layar kecil) yang umumnya digunakan wisatawan asing," ujarnya. Budi menjelaskan di Pantai Pink akan dibangun dermaga jeti baru. Sedangkan di Padar Selatan melanjutkan pembangunan yang sudah ada sebelumnya.

    Dia menjelaskan, pembangunan jeti adalah upaya meningkatkan kualitas pelayanan terhadap wisatawan melalui kesiapan sarana dan prasarana pendukung. "Konsentrasi kami pada standar sarana dan prasarana pelayanan pengunjung, seperti pembangunan atau perbaikan dermaga, toilet, dan penanganan sampah," ucapnya.

    Otoritas mencatat jumlah wisatawan yang berkunjung ke Taman Nasional Komodo pada 2017 mencapai 119.599 orang atau naik 11,04 persen dari 2016 sebanyak 107.711 orang.

    Lebih dari 60 persen kunjungan wisatawan ke Taman Nasional Komodo pada 2017 itu adalah wisatawan mancanegara dan sisanya adalah wisatawan domestik.

    ANTARA

    Artikel Lain: Ini Para Pesohor Dunia yang Kesengsem Taman Nasional Komodo


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.