Ada Taman Miring di Desa Sesaot Lombok Barat

Reporter:
Editor:

Rezki Alvionitasari

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wisatawan menikmati pemandangan di kawasan wisata Bukit Merese, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, 20 April 2017. Bukit Merese yang menawarkan pesona perbukitan dan panorama pantai dari ketinggian itu menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan yang berkunjung ke Lombok Tengah. ANTARA/Andreas Fitri Atmoko

    Wisatawan menikmati pemandangan di kawasan wisata Bukit Merese, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, 20 April 2017. Bukit Merese yang menawarkan pesona perbukitan dan panorama pantai dari ketinggian itu menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan yang berkunjung ke Lombok Tengah. ANTARA/Andreas Fitri Atmoko

    TEMPO.CO, Mataram - Lombok Barat terus menambah destinasi wisatanya. Misalnya, masyarakat Desa Sesaot, Kecamatan Narmada, menumbuhkan potensi di wilayahnya. Warga desa ini menyulap lahan yang berlokasi di pintu masuk Desa Sesaot menjadi taman wisata yang dinamakan Taman Miring atau Tamrin.

    Sesuai dengan namanya, taman ini memiliki kemiringan cukup tinggi kira-kira sekitar 45 derajat. Taman wisata ini juga menyediakan beberapa gazebo atau berugak untuk bersantai. Tak lupa ada spot foto yang instagramable.

    Baca juga: Serunya Canyoning di Lombok

    Taman Miring ini dibangun karena lokasinya strategis dan pemandangannya yang bagus. Tempat ini cocok digunakan sebagai tempat nongkrong anak muda. "Desa Sesaot merupakan destinasi wisata berkelanjutan. Semua itu untuk mewujudkan masyarakat sejahtera,” kata Kepala Desa Sesaot Yuni Hari Seni, Sabtu, 10 Februari 2018.

    Tamrin diresmikan Bupati Lombok Barat Fauzan Khalid pada Jumat, 9 Februari 2018. Bupati Fauzan memuji indahnya pemandangan lokasi yang alami itu. Saat keluar dari mobil, Fauzan langsung takjub lantaran tidak menyangka lahan yang dulunya biasa saja, kini menjadi rapi dan indah. “Ini pemandangan yang indah dan alami,” ujarnya.

    Fauzan mengaku bangga dengan inovasi dan kreasi yang dibangun masyarakat Desa Sesaot. Dia berharap keterlibatan masyarakat dalam menata desa seperti yang dilakukan masyarakat Desa Sesaot dapat ditiru desa lain.

    Terlebih kini Desa Sesaot bersama Desa Pakuan dan Buwun Sejati merupakan kawasan destinasi wisata di Lombok yang berkelanjutan sehingga diperlukan inovasi serta kreasi dalam penataannya.

    SUPRIYANTHO KHAFID

    Artikel Lain: Menjajal Empat Jenis Sate Khas di Lombok


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.