Jumat, 23 Februari 2018

Pengunjung Gua Pindul Yogyakarta Mulai Dibatasi

Reporter:

Antara

Editor:

Tulus Wijanarko

Selasa, 13 Februari 2018 18:43 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung Gua Pindul Yogyakarta Mulai Dibatasi

    Wisatawan duduk di atas sebuah ban dalam mobil, saat menyusuri sungai di Gua Pindul di Desa Bejiharjo, Karangmojo Kabupaten Gunung Kidul, DI Yogyakarta, 30 Juli 2016. TEMPO/Fardi Bestari

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul mulai membatasi jumlah pengunjung Gua Pindul, di Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo. Tujuannya, agar kegiatan wisata di sana tidak sampai merusak ekosistem di dalam gua.

    Sekretaris Dinas Kebudayaan Gunung Kidul Hary Sukmono, mengatakan Dinas Pariwisata terlebih dahulu menyiapkan dokumen upaya pengelolaan lingkungan hidup dan upaya pemantauan lingkungan hidup (UKL-UPL), berdasar kajian sejak 2016 sebelum menerapkan kebijakan tersebut.

    "Kalau mengacu pada kapasitas dan luasan hingga panjang gua, maka ditentukan batas maksimal. Pembatasan jumlah pengunjung sebanyak 2.900 orang per hari sudah diberlakukan," katanya, di Gunung Kidul, Selasa, 13 Februari 2018. "Kami berharap keputusan ini bisa dipatuhi bersama.”

    Hary mengatakan dengan penerapan batas maksimal kunjungan 2.600 orang, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bejiharjo bisa melakukan penyesuaian dalam mengelola desa wisata Bejiharjo, yang mencakup Gua Pindul.

    "Pengurus BUMDes harus mengacu pada hasil rekomendasi itu," ujarnya.

    Menurut data Dinas Pariwisata pada 2017 jumlah pengunjung Gua Pindul mencapai 145.081 orang.

    Direktur BUMDes Bejiharjo Saryanto mengatakan akan mematuhi ketentuan demi kebaikan bersama. "Kami akan patuhi karena pembatasan untuk menjaga ekosistem," tuturnya.

    ANTARA


     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    INFO Pentingnya Memilah Sampah Sesuai Jenisnya

    Pilahlah sampah sesuai jenisnya, sampah organik, anorganik, dan sampah lainnya.