Rabu, 24 Oktober 2018

Jika Hanya Punya Waktu 6 Jam di Cirebon, Sebaiknya ke Mana Saja?

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah warga menikmati makanan khas kota Cirebon Nasi Jamblang di warung Bu Nur kawasan Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (8/3). TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Sejumlah warga menikmati makanan khas kota Cirebon Nasi Jamblang di warung Bu Nur kawasan Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (8/3). TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Waktu enam jam tergolong singkat untuk berkeliling ke penjuru kota Cirebon. Karena daerah ini memiliki segudang tujuan wisata mulai kuliner, budaya, sejarah, belanja, hingga pemandangan alam.

    Baca juga: Wisata Cirebon Bersiap Kalahkan Bali dan Yogya

    Namun jika hanya selama itu waktu yang anda miliki selama singgah di Cirebon, jangan panik. Aura khas kota udang ini tetap bisa anda serap dengan mengunjungi tempat-tempat berikut.

    Nasi Jamblang

    Sebelum menjelajah Cirebon, sebaiknya pastikan bahwa fisik telah memiliki cukup energi. Untuk mengisi perut, nasi jamblang bisa dijadikan pilihan. Dibungkus dengan daun jati, sumber karbohidrat ini dimakan dengan lauk pauk yang tersedia.

    Pengunjung bisa memilih berbagai hidangan seperti pepes jamur, tempe, tahu, sate udang, kerang, telur puyuh, hati sapi, dan lain-lain. Tidak sulit menemukan restoran nasi jamblang di kota Cirebon. Salah satunya di sekitar stasiun kereta . 

    Keraton Kasepuhan

    Usai menikmati nasi jamblang, destinasi selanjutnya adalah Keraton Kasepuhan Cirebon. Keraton Kasepuhan merupakan salah satu peninggalan kesultanan Cirebon. Pengunjung bisa menjelajahi tempat-tempat yang digunakan Sultan Cirebon dalam menjalankan roda pemerintahan termasuk museum yang menyimpan berbagai benda pusaka.

    Gua Sunyaragi

    Dari Keraton Kasepuhan, saatnya menuju tempat wisata luar ruang. Salah satu yang bisa dikunjungi adalah Gua Sunyaragi, yang hanya butuh 16 menit perjalanan dari Keraton Kasepuhan.

    Ini merupakan gua buatan dengan bahan batu karang dari laut selatan yang digunakan para sultan dan anggota kerajaan untuk melakukan meditasi sekaligus menempa fisik dan mental.

    Batik Trusmi

    Saatnya berbelanja. Cirebon memiliki morif batik yang khas, misalnya megamendung, yang melambangkan rezeki dan kesuburan. Bagi mereka yang ingin berbelanja batik, salah satu tempat yang bisa dikunjungi adalah Pusat Sentra Batik Trusmi.

    Di sana, melimpah berbagai jenis batik baik yang berbentuk kain maupun busana. Tak hanya batik, beragam jenis kerajinan, cendera mata, bahkan oleh-oleh berupa penganan Cirebon tersedia di sini.

    Empal Gentong

    Usai berjalan-jalan dan berbelanja, badan lelah dan perlu pasokan energi dari makanan. Empal gentong  menjadi penutup enam jam di Cirebon. Dari kawasan batik Trusmi, ada beberapa restoran empal gentong terkenal di Cirebon, yang hanya memakan waktu tidak sampai puluhan menit untuk sampai ke sana.

    Ada dua jenis empal, yaitu yang berkuah santan dan berkuah asam dengan belimbing wuluh. Kedua jenis empal ini bisa dicoba untuk mengetahui mana yang pas dengan selera lidah. 

    Selamat singgah di Cirebon.

    Artikel lain: Menjelajahi Rumah Tjong A Fie, Memahami Sepenggal Sejarah Medan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Saham Lippo yang Jebol dan yang Melambung Dihantam Kasus Meikarta

    Jebloknya saham perusahaan-perusahaan Grup Lippo telah dimulai Selasa 16 Oktober 2018, sehari setelah KPK menangkap dan menetapkan Bupati Bekasi.