Selasa, 23 Oktober 2018

Festival Senam Yoga Jadi Pembuka Festival Wisata di Lampung Timur

Reporter:
Editor:

Rezki Alvionitasari

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga bersama-sama mengangkat tangan saat mengikuti gerakana seorang instruktur dalam senam Yoga bersama di Taman Suropati, Menteng, Jakarta, 7 Desember 2014. TEMPO/Dasril Roszandi

    Warga bersama-sama mengangkat tangan saat mengikuti gerakana seorang instruktur dalam senam Yoga bersama di Taman Suropati, Menteng, Jakarta, 7 Desember 2014. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Bandarlampung - Pemerintah Kabupaten Lampung Timur menggelar Festival Senam Yoga di Desa Sribhawono, Lampung Timur pada Senin, 29 Januari 2018. Festival ini adalah agenda wisata pertama yang diadakan pemerintah dari 101 festival wisata tahun ini.

    Bupati Lampung Timur, Chusnunia Chalim, menjelaskan 101 festival wisata itu didominasi festival desa. Sebenarnya, festival wisata desa yang diusulkan warga lebih banyak, namun karena keterbatasan anggaran, pihaknya membatasi menjadi 101 festival wisata.

    Baca juga: 7 Desa Wisata Top untuk Mengisi Liburan

    "Festival wisata ini untuk mengangkat kearifan lokal masyarakat, menumbuhkan perekonomian warga, dan menarik wisatawan berkunjung ke Lampung Timur," kata Chusnunia melalui keterangan pers, Rabu, 31 Januari 2018.

    Festival Senam Yoga ini dipusatkan di Lapangan Merdeka, Desa Sribhawono, Kecamatan Badar Sribhawono. Ada seribuan warga yang mengikuti acara ini, juga para pejabat kabupaten dan daerah.

    Banyaknya festival yang digelar Lampung Timur juga dibarengi dengan pembenahan sejumlah objek wisatanya. Salah satunya dengan terbentuknya kelompok sadar wisata (pokdarwis) di tiap destinasi wisata. Pokdarwis dapat membantu mempromosikan dan menarik wisatawan berkunjung.

    Nunik panggilan akrab bupati ini mengatakan bahwa festival wisata juga untuk menghilangkan image bahwa wilayah Lampung Timur rawan kriminallitas. Lampung adalah daerah yang aman dan nyaman untuk dikunjungi.

    "Ini intuk membantah anggapan bahwa Lampung Timur angker, gelap, dan sebagainya. Daerah ini adalah daerah yang nyaman untuk dikunjungi," ujarnya.

    Sepanjang 2018, Kabupaten Lampung Timur menggelar festival wisata, di antaranya Cempaka Nuban, Motor Antik, Bandar Sribhawono, Ogoh-ogoh dan Balaganjur, Gondang Rejo, dan Wonokarto.

    Selanjutnya ada Festival Mekhanai, Petualangan Motor Cross, Panen Padi, Olahraga dan Seni, Tasyakuran Laut dan Kuliner, Jambore PNF, Hip Hop, Kicau Burung, Sri Gading, Gebyar Desa, Sukadana Ilir, Tari Kreasi Lampung, Way Curup, Ngabuburit, Senam Bersama, Kuliner, Da'i Cilik, Tari Bedana, Sumber Hadi, dan Gebyar Wisata Mudik.

    Selain itu, juga ada wisata Festival Kuda Lumping, Adventure Motor, Labuhanratu III, Minjau Mighul, Petik Lada, Giri Mulyo, Gua Pandan, Lampung Timur BMX, Membaca, Kedaton II, Agro Expo, dan Layang-layang.

    ANTARA

    Artikel Lain: 7 Ajang Wisata Sepeda yang Menantang di Tahun 2018


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Laporan Sementara Dampak Gempa Palu per 20 Oktober 2018

    Laporan sementara dampak Gempa Palu per daerah tingkat II pasca gempa dan tsunami Sulawesi tengah di lima sektor sampai 20 Oktober 2018.