Salju Turun di Arab, dan Pernah Salah Alamat di Tempat-tempat Ini

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Salju turun di kota Ain Sefra, Aljazair, yang berada di Gurun Sahara, Minggu, 7 Januari 2018. Kredit: Karim Bouchetata/Geoff Robinson Photography

    Salju turun di kota Ain Sefra, Aljazair, yang berada di Gurun Sahara, Minggu, 7 Januari 2018. Kredit: Karim Bouchetata/Geoff Robinson Photography

    TEMPO.CO, Jakarta - Salju turun di Tabuk, Arab Saudi, bulan ini. Warga tampak bahagia, mereka keluar rumah melihat pemandangan tak biasa di wilayah padang pasir itu.

    Salju juga menyelimuti Gurun Sahara pertengahan Januari 2018. Fenomena alam ini unik dan langka karena kedua wilayah ini dikenal panas. Salju yang "salah alamat" ini tercatat terjadi di beberapa tempat berikut ini.

    Baca jugaTurunnya Salju dan Beberapa Fakta Penting Tentang Gurun Sahara

    1. Gurun Sahara

    Padang pasir di ini diselimuti salju setinggi 40 sentimeter. Salju mulai jatuh di kota Aljazair Ain Sefra pada Minggu dini hari, 7 Januari 2018. Anak-anak pun dengan gembira berseluncur menuruni lereng.

    Fenomena turunnya salju di Sahara bukan yang pertama. Salju sudah tiga kali turun dalam 40 tahun terakhir di tempat ini. Pada Desember 2016, salju turun dan menetap selama satu hari.

    Salju kembali turun pada 2017 di tempat yang sama. Jauh sebelumnya, pada 1979, terjadi badai salju yang berlangsung selama setengah jam dan menghentikan lalu lintas.

    2. Kairo

    Hujan salju turun di sekitar ibu kota Mesir, Kairo, pada Jumat, 13 Desember 2013. Salju ini turun setelah badai salju menghantam Israel dan Suriah. Ini adalah peristiwa sangat langka karena warga menduga belum pernah ada salju di Mesir.

    Seluruh taman tampak berwarna putih. Di bagian utara Mesir, salju menutup pantai, taman, jalanan, dan atap-atap rumah penduduk di Kota Ras el-Bar. Kota Alexandria diselimuti salju tipis. Pengelola pelabuhan menutup operasional untuk mengantisipasi dampak cuaca buruk.

    3. Lebanon dan Suriah

    Salju juga menyelimuti wilayah lain di Timur Tengah pada akhir tahun 2013. Salju yang menutup Jerusalem memaksa polisi untuk memblokir akses ke dan dari kota.

    Di Aleppo, Suriah, salju yang turun memaksa tentara dan pemberontak beristirahat dari pertempuran. Suhu di kota ini dikabarkan mendekati nol. "Semua pejuang kedinginan dan bersembunyi," kata aktivis yang menggunakan nama samaran Abu Raed.

    Di Lebanon, salju jatuh pada wilayah utara dan timur tempat tinggal puluhan ribu pengungsi Suriah. Banyak dari mereka mengalami kedinginan karena hanya berlindung di tenda-tenda plastik tipis. Di Gaza, yang mengalami salju pertama dalam satu dekade, lebih dari 500 orang diungsikan dari rumah mereka.

    4. Bromo

    Salju di Gunung Bromo pada Juli 2017 ini terjadi lantaran cuaca ekstrem yang melanda kawasan wisata ini dalam seminggu. Salju yang berasal dari embun tampak di kubangan-kubangan pasir.

    Pada waktu itu, suhu di lokasi ini mencapai 1 sampai 4 derajat Celsius. Fenomena turunnya salju di Bromo ini justru menjadi daya tarik bagi wisatawan, baik wisatawan lokal maupun mancanegara. Mereka berlomba-lomba mengabadikan gambar melalui kamera dan ponsel.

    5. Arab Saudi

    Gelombang musim dingin menyebabkan pemandangan langka di Tabuk, Arab Saudi. Salju turun di wilayah padang pasir itu.

    Pemandangan langka ini terjadi pada 16 Januari 2018. Para penduduk ramai-ramai keluar rumah melihat salju. Warga di puncak Gunung Al-Lawz, Tabuk, naik kereta luncur dan merencanakan wisata api unggun.

    Wilayah Tabuk setiap tahunnya diguyur hujan salju namun selalu meleleh dalam beberapa jam, sehingga menyebabkan tumpukan lumpur di jalan.

    REZKI ALVIONITASARI | BERBAGAI SUMBER


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbandingan Kebutuhan Pria dan Wanita akan Protein per Hari

    Penelitian DRI menyebutkan kebutuhan rata-rata pria akan protein sekitar 56 gram per hari. Mudahnya, dibutuhkan 0,8 gram protein per kg berat tubuh.