34 Artefak dari Belanda akan Melengkapi Museum Multatuli di Lebak

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Max Havelaar Dihadapan orang Jawa. Foto:Buku Multatuli

    Max Havelaar Dihadapan orang Jawa. Foto:Buku Multatuli

    TEMPO.CO, Lebak - Pemerintah Kabupaten Lebak, Provinsi Banten akan mendatangkan artefak Multatuli dari negara Belanda untuk mengisi gedung Museum Multatuli. "Kami berharap dalam waktu dekat artefak Multatuli itu sudah berada di Tanah Air," kata Bupati Lebak Iti Octavi saat meninjau Gedung Museum Multatuli di Rangkasbitung, Senin, 15/1.

    Seluruhnya akan didatangkan 34 artefak dari Belanda, baik yang orisinil maupun replika. Artefak tersebut, antara lain, berupa biografi, novel Max Havelaar edisi pertama dalam bahasa Perancis tahun (1876), Peta Replika dan lain-lain.

    “Selain itu juga akan dipamerkan buku zaman kerajaan dan Saija-Adinda," kata Iti Octavi.

    Saat ini pembenahan terus dilakukan di  Gedung Museum Multatuli. Pemerintah setempat berharap kunjungan wisatawan domestik hingga mancanegara akan meningkat.

    Salah satu pembenahan adalah pembuatan replika patung Multatuli atau Eduard Douwes Dekker yang saat ini hampir rampung.

    Menurut Bupati, Gedung Museum Multatuli dibangun dengan interior yang menyenangkan pengunjung dan mengedepankan estetika.

    Gedung Museum Mulatutli itu adalah bekas Kantor Kewedanan dan peninggalan Belanda sehingga memiliki nuansa kolonial.

    "Kami yakin Museum Multatuli bisa mendunia jika artefak dari Belanda didatangkan ke sini," kata Iti Octavi.

    ANTARA

    Berita lain: Ziarah Tiga Makam, Wisata Religi Kotawaringin Timur


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H