Kamis, 15 November 2018

Tiga Tempat Ngopi Populer di Manado

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Secangkir kopi Kotamobagu di Warkop Jalan Roda, Manado. Tempo/Andi Prasetyo

    Secangkir kopi Kotamobagu di Warkop Jalan Roda, Manado. Tempo/Andi Prasetyo

    TEMPO.CO, Manado - Warung-warung kopi mulai menjamur di Manado dalam beberapa tahun terakhir. Utamanya sejak boulevard dan kawasan perekonomian Gunung Mas dibangun, dan lantas menjadi arena nongkrong anak muda. Mulai kedai sederhana hingga kafe “bintang lima”, satu per satu bermunculan.

    Baca juga:

    Coba Lima Kedai Kopi di Jabodetabek

    Ini  Dua Kedai Kopi di Jakarta yang Menggoda untuk Berswafoto

    Budaya ngopi sembari bercengkerama satu sama lain pun makin marak tak cuma di Manado. Tren ini merambah ke kota-kota sekitarnya, bahkan hampir di seluruh Sulawesi Utara. Misalnya Tomohon. Di Tanah Bunga itu, kopi menjadi sahabat karib, sekaligus medium untuk menghangatkan tubuh di daerah yang dingin.

    Franky, mantan cover boy salah satu majalah remaja ternama, mengantarkan Tempo berkeliling mencecap warung-warung kopi di Sulawesi Utara beberapa waktu lalu.

    Pria asli Minahasa Utara ini merekomendasikan tiga kedai berikut.

    Warkop Jarod

    Ada sebuah gang kecil bernama Jalan Roda bila pelancong menjejakkan langkah 500 meter dari Zero Point Kota Manado. Namun, kalau tak teliti, Jarod—nama beken Jalan Roda— yang terletak di area Pecinan, bisa terlewat. Sebab, muka gang ini dipenuhi kendaraan roda dua yang tengah parkir. Gang tersebut juga bukan jalan lalu-lintas umum.

    Tepat di badan gang, kursi-kursi plastik dan meja kayu ditata memanjang. Gang sudah digunakan sepenuhnya untuk tempat nongkrong. Dari pangkal sampai ujung, kedai-kedai sederhana berdiri. Seluruhnya menjajakan kopi, juga pisang goreng sambal roa khas Negeri Celebes. Warung-warung di sana buka pukul 7 pagi hingga tengah malam.

    Kopi yang umum di jual di warkop-warkop Jarod berasal dari Kotamobagu. Kopi ini ditanam di punggung Gunung Ambang pada ketinggian 600-2.200 meter di atas permukaan laut. Jenis kopi Kotamobagu digolongkan dalam kopi Arabica. Umumnya, warga Manado menikmati kopi yang dicampur dengan susu kental manis.

    Pengunjung yang datang amat beragam Pejabat, pegawai negeri sipil, anak muda, ibu rumah tangga, buruh, berkumpul dan meramu obrolan dalam satu meja. Sembari meneguk kopi seharga Rp 6.000 yang nikmat, juga pisang goreng Rp 10 ribu per 20 biji, mereka riuh membicarakan isu-isu terhangat: politik, ekonomi, budaya, hingga gosip selebritis. Warkop Jarod, mencitrakan sebuah tempat ngopi yang egaliter: tak membedakan kelas, meleburkan semua status sosial.

    Alamat: Jalan Roda, Pinaesaan, Wenang, Kota Manado, Sulawesi Utara

    Rumah Kopi Billy

    Lain Warkop Jarod, lain pula Rumah Kopi Billy. Kafe sederhana yang sudah 5 tahun berdiri, dan berlokasi di Jalan Sam Ratulangi, Manado, itu jadi tempatnya anak muda mengobrol santai sembari berbagi canda. Tak tampak wajah-wajah separuh baya menduduki kursi. Pun begitu dengan ibu-ibu rumah tangga. Semuanya berwajah 20-30-an. Sambil mengobrol, suara-suara merdu pengamen, yang umumnya mahasiswa mencari dana untuk kegiatan sosial, memenuhi ruangan. Gerombolan muda-mudi silih berganti.

    Suasana makin cair ditemani secangkir kopi. Sama dengan Warkop Jarod, kopi di sini menggunakan kopi asli Kopikotamobagu. Kopi itu punya rasa dan aroma khas. Nikmat disantap bersama susu kental manis. Perpaduan gurih, manis, dan pahit bercampur. Kopi seharga Rp 9.000 ini biasanya disantap bersama pisang goroho goreng seharga Rp 20 ribu atau mi cakalang seharga Rp 18 ribu.

    Jalan Sam Ratulangi Nomor 134, Titiwungan Utara, Sario, Kota Manado, Sulawesi Utara

    Kopi Danau LinowKopi Kotamobagu berlatar pemandangan Danau Linow di Tomohon, Sulawesi Utara. Tempo/Andi Prasetyo

    Minum kopi saja sudah nikmat, apalagi sambil memandang lenskap yang menawan. Di kompleks wisata Danau Linouw, Tomohon, terdapat restoran yang menyajikan hidangan utama kopi Kotamobagu dan pisang goroho tepung goreng. Ada juga pisang spatu yang jadi pemanis. Kedai cukup mewah itu tak punya nama. Orang menyebutnya Kafe Danau Linow atau Kopi Danau Linow—maksudnya tempat ngopi di Danau Linow.

    Pemilik, yang juga seorang aktivis keagamaan, mengelola restoran sekaligus danau. Jadi pengunjung tak perlu membayar retribusi terpisah untuk masuk ke obyek wisata dan duduk di restoran itu. Mereka cukup membayar Rp 25 ribu dan bakal mendapatkan paket komplet: masuk ke danau dan memperoleh secangkir kopi Kotamobagu.

    Menyeruput secangkir kopi sembari memandang keindahan danau belerang, juga bukit yang mengelilingi, merupakan cara terbaik untuk menyempurnakan liburan di Tomohon.

    Alamat: Lahendong, Tomohon Selatan, Kota Tomohon, Sulawesi Utara

    FRANCISCA CHSISTY ROSANA (Manado)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pokemon Hidup Dalam Detektif Pikachu

    Hollywood baru saja mengadaptasi karakter favorit dunia dari kartun Pokemon, Pikachu, ke dalam film layar lebar.