Libur Akhir Tahun ke Lombok Jangan Lupa Menyantap Menu Bebalung

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Di Lombok, Bebalung umumnya menjadi menu wajib yang selalu dihidangkan di setiap hajatan.

    Di Lombok, Bebalung umumnya menjadi menu wajib yang selalu dihidangkan di setiap hajatan.

    TEMPO.CO, Lombok - Jika berlibur ke Lombok, jangan lupa menyantap menu Bebalung  yang bisa ditemui di beberapa rumah makan setempat. Menu ini juga bisa dipesan di hotel berbintang Kota Mataram.

    Bebalung merupakan masakan khas Lombok. Jenis masakan ini dikenal di seluruh pulau. Bebalung berarti “tenaga”. Karena itu, masyarakat setempat percaya, setelah makan bebalung akan semakin bertenaga dan menumbuhkan vitalitas.

    Bebalung tampil seperti semacam sup, terbuat dari tulang iga sapi atau kerbau yang dicampur dengan racikan bumbu yang terdiri atas cabai rawit, bawang putih, bawang merah, lengkuas, dan kunyit, ditambah jahe agar rasa pedas cabainya terasa. Racikan bumbu semacam ini oleh masyarakat Sasak disebut sebagai ragi rajang.

    Di sebuah hotel, menu ini dipadukan dengan kuluh, sehingga menjadi Bebalung Kuluh. Ini berupa iga sapi yang telah direbus dan ditaburi bumbu pilihan yang disebut ragi genep. Kedalam menu itu lalu dipadukan kuluh, yakni sejenis nangka yang dimasak terpisah.

    Kuluh dikenal kaya kandungan protein serta lemak tak jenuhnya sehingga baik dikonsumsi. Kuluh adalah sayur-sayuran alternatif. Jika dimasak sendirian, kuluh terasa hambar karena itu menggunakan ragi genap yang diantaranya dilengkapi laos, kemiri dan ketumbar.  

    Menurut Chef Hotel Santika Mataram, Yasa pemisahan masak kuluh dan iga sapi agar rasa tidak bercampur. Karena daging menggunakan sapi lokal yang biasanya dipotong setelah usia tua, maka merebus iganya harus agak lama dengan menggunakan api yang kecil.

    ‘’Ini idenya mencoba-coba. Ternyata banyak yang suka karena nyaman,’’ katanya, September lalu.

    Bealung kuluh, kata dia, disajikan dengan nasi putih hangat menjadikan menu ini patut dicoba. ‘Baik menjadi pilihan santap siang maupun malam.”

    Pada Bulan September 2017 lalu Hotel Santika Mataram mempromosikan menu ini kepada para tamunya sebagai hidangan utama.

    Berita lain:

    Bermain Angklung Setiap Malam, Cara Selamatan Padi Suku Baduy

    Libur Akhir Tahun, Sleman Gelar Lereng Merapi Menyanyi dan Menari

    Libur Akhir Tahun, Melihat Koleksi Baru SEA Aquarium Singapura

    10 Destinasi Favorit Liburan Akhir Tahun

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kepolisian Menetapkan Empat Perusahaan Tersangka Kasus Karhutla

    Kepolisian sudah menetapkan 185 orang dan empat perusahaan sebagai tersangka karena diduga terlibat peristiwa kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.