Selasa, 23 Oktober 2018

Libur Akhir Tahun, Toilet Bintang 5 di Malioboro Sudah Berfungsi

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembenahan kawasan pedestrian Malioboro, DI Yogyakarta, 7 Februari lalu. ANTARA/Hendra Nurdiyansyah

    Pembenahan kawasan pedestrian Malioboro, DI Yogyakarta, 7 Februari lalu. ANTARA/Hendra Nurdiyansyah

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Pemerintah DI Yogyakarta terus mengebut pembangunan toilet berstandar internasional yang berada di kawasan Malioboro menjelang libur akhir tahun 2017 ini. "Kami harap saat libur akhir tahun ini toilet itu sudah bisa digunakan," kata Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X di sela peninjauan pekerjaan toilet mewah itu, Senin 27 November 2017.

    Menurut Sri Sultan kontrak pengerjaannya memang sampai 18 Desember. Toilet yang berlokasi di depan gedung Bank Indonesia itu telah dikerjakan sejak April 2017 lalu dan saat ini pengerjaan sudah selesai 93 persen.

    Mengusung konsep model bawah tanah, kualitas toilet itu sama dengan di hotel-hotel berbintang. Dengan fasilitas pendingin ruangan yang sudah terpasang di setiap sudut, pencahayaan temaram, lantai dan dinding berlapis porselen, serta wastafel dan urinoir mewah. Itu semua berhasil menepis kesan bahwa toilet umum itu kumuh dan kotor.

    Pemerintah DIY menggelontorkan anggaran sebesar Rp 5,7 miliar untuk proyek toilet bawah tanah ini. Toilet ini menempati tanah seluas 320 meter persegi, dengan luas bangunannya 291 meter persegi dan panjang mencapai 42 meter.Malioboro,Saksi Bisu Perkembangan Yogyakarta

    Seluruhnya ada 20 unit paturasan di area toilet ini. Terdiri dari 12 toilet perempuan, dua unit toilet difabel, dan enam toilet laki-laki. Sultan mengingatkan agar sarana toilet itu juga ramah anak. Karena dari pantauannya toilet mewah itu belum menyediakan sarana yang mudah diakses anak anak.

     "Toiletnya untuk anak-anak umur empat- lima tahun masih terlalu besar, mungkin bisa dipasang untuk yang lubangnya lebih kecil," ujar Sultan.

    Pengerjaan toilet bawah tanah diharapkan akan selesai bersamaan dengan selesainya pembangunan tahap dua pedestrian Malioboro. Trotoar ini memanjang dari area depan Pasar Beringharjo hingga Pasar Sore di sisi timur dan depan Istana Gedung Agung di sisi barat Malioboro.

    Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum DIY Muhammad Mansyur optimis toilet mewah itu sudah bisa digunakan wisatawan yang liburan ke Yogya akhir tahun ini. Selain membangun toilet mewah di depan Bank Indonesia, toilet bintang lima ini juga rencananya akan dibangun di area depan kantor Dinas Pariwisata DIY Jalan Malioboro. 

    Kepala Dinas Pariwisata DIY Aris Riyanta menuturkan toilet berstandar internasional di kawasan Malioboro ini untuk menjawab salah satu kebutuhan Yogya sebagai destinasi wisata Indonesia dan mancanegara. "Sehingga tak ada lagi pertanyaan soal toilet standar untuk Malioboro karena sekarang sudah tersedia," ujarnya.

    Aris menuturkan toilet berstandar internasional ini juga sebagai persiapan Yogya menata layanan wisata menyambut bandara internasional Kulon Progo yang ditarget Presiden Joko Widodo selesai awal tahun 2019 mendatang. Bandara Kulon Progo digadang menjadi sarana baru menggenjot kunjungan wisatawan manca ke wilayah Yogya dan Candi Borobudur Jawa Tengah.

    PRIBADI WICAKSONO (Yogyakarta)

    Berita lain:

    Letusan Gunung Agung Mendapat Perhatian Besar di China

    Yang Sedang di Solo, Yuk Merapat ke Lereng Lawu Berburu Durian


     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Laporan Sementara Dampak Gempa Palu per 20 Oktober 2018

    Laporan sementara dampak Gempa Palu per daerah tingkat II pasca gempa dan tsunami Sulawesi tengah di lima sektor sampai 20 Oktober 2018.